Menkeu Israel Tangguhkan Dana Permukiman
Minggu, 2 Februari 2014 18:20 WIB
Jerusalem, (Antara/AFP) - Menteri Keuangan Israel Yair Lapid memutuskan akan menangguhkan transfer dana publik ke permukiman-permukiman Tepi Barat sambil menunggu hasil penyelidikan terhadap dugaan disalahgunakan, kata kantornya.
Tindakan yang diumumkan Sabtu malam itu diperkirakan tidak akan berdampak pada rencana yang kontroversial bagi perluasan permukiman, yang Palestina anggap sebagai hambatan besar bagi perundingan perdamaian yang didukung Amerika Serikat yang dimulai kembali tahun lalu.
Keputusan Lapid itu diumumkan setelah ia diberi informasi bahwa "dana-dana itu secara diam-diam ditransfer dari permukiman-permukiman itu ke Dewan Yesha," yang mewakili para warga Israel yang tinggal di Tepi Barat, kata satu pernyataan Sabtu malam.
Permukiman-permukiman Tepi Barat menerima kompensasi setelah pembekuan konstruksi 10 bulan sebagai bagian dan usaha-usaha perdamaian dukung AS itu.
Dana-dana itu diberikan untuk keamanan dan pemeliharaan gedung-gedung sekolah dan taman kanak-kanak.
Tetapi setelah terungkap dana-dana itu "secara diam-diam disalurkan secara ilegal ke Dewan Yesha, yang menggunakan uang itu bagi kegiatan-kegiatan politik--termasuk menentang pemerintah-- menteri itu memerintahkan pemotongan segera dana-dana pada masa depan sesuai dengan ketentuan ini," kata pernyataan tertulis itu.
Menteri memerintahkan penyelidikan masalah itu, tambahnya.
Menurut kelompok pemikir anti-permukiman Israel, Molad, pemerintah telah mentransfer 148 juta dolar shekel (42 juta dolar AS) ke permukiman-permukiman Tepi Barat sebagai kompensasi untuk menyelesaikan pajak properti bukan untuk permukiman yang tidak dibangun.
Keputusan Lapid itu dibuat saat kampanye internasional yang meningkat untuk memboikot permukiman-permukiman, yang dianggap ilegal berdasarkan hukum internasional.
Artis AS Scarlett Johansson Kamis mundur sebagai duta bagi lembaga swadaya masyarakat Inggris Oxfam setelah dikecam karena mempromosi perusahaan Israel SodaStream , yang memiliki satu pabrik di satu permukiman Jerusalem Timur. (*/WIJ)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Laga kualifikasi Piala Dunia 2026 Italia vs Israel diwarnai bentrokan demonstran pro-Palestina
15 October 2025 11:43 WIB
Benarkah dugaan 2 eks tentara Israel kelola vila di Bali? Imigrasi lakukan cek
06 August 2025 22:37 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018