Quetta, Pakistan, (Antara/AFP) - Sebuah ledakan bom pada Jumat menewaskan sedikitnya tiga prajurit paramiliter dan melukai empat orang lainnya di provinsi barat daya Baluchistan, Pakistan, yang bergolak, kata para pejabat. Bom pinggir jalan menghantam sebuah kendaraan patroli di wilayah Jahoo, kabupaten terpencil Awaran, kubu pemberontak separatis yang dilanda gempa bumi besar pada September tahun lalu. Baluchistan, yang berbatasan dengan Iran dan Afghanistan, penuh dengan separatis dan gerilyawan Islam dan terganggu oleh pertumpahan darah sektarian. "Setidaknya tiga tentara tewas dan empat lainnya terluka, dua dari mereka serius ketika sebuah bom yang ditanam oleh penjahat meledak di pinggir jalan," kata juru bicara Korps Perbatasan Abdul Wasay kepada AFP. Para pejabat Pakistan merujuk pemberontak Baluch, yang telah melancarkan perjuangan separatis berdarah tingkat rendah selama satu dekade, sebagai "penjahat". Tidak ada pihak-pihak yang segera mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Para pejabat intelijen setempat mengkonfirmasi pemboman dan jumlah korban. (*/WIJ)