Jenderal Polisi Mesir Ditembak Mati di Kairo
Selasa, 28 Januari 2014 17:50 WIB
Kairo, (Antara/AFP) - Kelompok bersenjata yang mengendarai sepeda motor pada Selasa menembak mati seorang jenderal polisi di Kairo, yang juga staf menteri dalam negeri.
Serangan berani pagi itu terjadi sehari setelah militer Mesir mendukung panglimanya, Jenderal Abdel Fattah al-Sisi, yang memimpin penggulingan presiden Mohammed Moursi, mencalonkan diri untuk jabatan presiden.
Peristiwa itu juga terjadi bersamaan dengan dimulainya sidang kedua terhadap Moursi, presiden Mesir terpilih pertama secara demokratis, yang pengulingannya pada Juli telah memecah belah rakyat Mesir di tengah satu tindakan pembersihan yang keras terhadap para pendukungnya, sebagian besar Islam.
Jenderal Mohamed Saeed sedang meninggalkan rumahnya di satu daerah permukiman Kairo barat ketika para pria bersenjata yang mengendarai sebuah sepeda motor menembaki dia, menghantam kepala dan dada, kata pejabat keamanan.
Ia meninggal di rumah sakit akibat luka-luka yang dialaminya, sementara para pelakunya melarikan diri.
Saeed adalah kepala departemen teknik menteri dalam negeri Mohamed Ibrahim.
Ibrahim sendiri juga telah jadi sasaran oleh satu bom mobil pada 5 September di Kairo. Ia selamat tanpa cedera.
Serangan itu diklaim oleh kelompok Ansar Beit al-Maqdis yang pro Alqaida, atau Partisans of Jerusalem.
Kelompok itu juga mengaku melakukan sejumlah serangan bom yang paling banyak menelan korban jiwa di seluruh negara itu setelah Moursi digulingkan.
Kelompok itu mengatakan pihaknya melakukan empat serangan bom yang ditujukan pada polisi di Kairo, Jumat yang menewaskan enam orang, sehari sebelum Mesir memperingati ulang tahun ketiga penggulingan presiden Hosni Mubarak. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
35 WNA kendalikan sindikat judi daring di Bali, patroli siber Polisi bongkar jaringannya
07 February 2026 14:16 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018