Kabanjahe, Sumut, (Antara) - Ribuan warga Desa Batu Karang, Payung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meminta diungsikan karena tidak tahan lagi dengan abu vulkanik Gunung Sinabung yang rutin menerpa desanya. Kepala Desa Batu Karang Roin Andreas Bangun di posko tanggap darurat erupsi gunung Sinabung di Kabanjahe, Senin sore, mengatakan terdapat sekitar 6.500 warga di desanya yang meminta untuk diungsikan. "Mereka meminta dipindahkan karena sudah terserang penyakit dan perekonomiannya semakin sulit," katanya. Menurut Roin, abu vulkanik yang dikeluarkan Gunung Sinabung tersebut menyebabkan banyak warga Desa Batu Karang terserang penyakit, terutama infeksi saluran pernafasan. Selain itu, warga juga mulai mengalami kesulitan perekonomian karena semua lahan perkebunan dan pertanian telah diselimuti debu vulkanik. Keberadaan debu vulkanik tersebut, katanya, menyebabkan mayoritas lahan pertanian warga di desa setempat rusak, dan bahkan banyak gagal panen. "Sudah tiga bulan mereka terus mengalami kesulitan karena gagal panen," katanya. Selain itu, kata dia, anak-anak di Desa Batu Karang tersebut juga sering tidak bersekolah lagi karena tenaga pengajarnya sering tidak datang. Oleh karena itu, masyarakat di desa itu sepakat untuk mengungsi agar tidak mengalami efek yang lebih buruk, dari aktivitas Gunung Sinabung yang terus meningkat. "Saya sedang mengusahakan untuk memindahkan mereka segera," ujar Roin yang berada di posko tanggap darurat untuk melaporkan keluhan warganya. (*/jno)