Setidaknya Pemberontak Farc Tewas di Kolombia
Senin, 20 Januari 2014 13:34 WIB
Bogota, (Antara/AFP)- Setidaknya sembilan anggota pemberontak FARC tewas dalam bentrokan senjata dengan militer Kolombia kendatipun perundingan perdamaian diselenggarakan antara kedua pihak di Kuba, kata militer, Ahad.
Operasi militer dilakukan di kota Tame, Kolombia utara, dekat perbatasan dengan Venezuela.
"Setidaknya sembilan gerilyawan FARC tewas dalam operasi gabungan antara angkatan udara dan darat, berdasarkan informasi sementara," kata seorang juru bicara militer di Bogota.
Pemberontak menembaki sebuah helikopter militer tetapi tidak berhasil menjatuhkan pesawat itu, tambahnya.
Perundingan perdamaian telah diselenggarakan di Havana selama lebih 14 bulan, dalam usaha mengakhiri pemberontakan paling lama di Amerika Latin.
Kedua pihak saling menukar usulan Rabu mengenai salah satu dari mata acara dalam agenda utama, narkoba ilegal.
Kendatipun kemajuan berjalan lambat, Presiden Juan Manuel Santos, Jumat mengatakan ia mengharapkan akan menyelesaikan perundingan-perundingan pada tahun 2014, tetapi ada keraguan satu perjanjian akan ditandatangani sebelum pemilihan presiden pada Mei mendatang.
Perundingan-perundingan itu dimulai November 2012.
FARC (Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia) yang didirikan tahun 1964 adalah kelompok pemberontak terbesar negara itu, diperkirakan memiliki 7.000 sampai 8.000 petempur. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018