Palembang, (Antara) - Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menyatakan akan mencari penyebab kelangkaan daging sapi yang terjadi pada beberapa hari ini khususnya di Palembang, ibu kota Provinsi Sumsel. "Harus dicek terlebih dahulu untuk mengetahui penyebab daging tersebut tidak banyak dijual di pasaran," kata Gubernur kepada wartawan di Palembang, Kamis. Ia menyatakan akan mencarikan jalan keluar nila sudah tahu penyebab kelangkaan komoditas tersebut. Bila kelangkaan itu terjadi akibat distribusinya terhambat akan dicarikan jalan keluarnya agar persediaan daging tersebut selalu ada. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Peternakan, Perindustrian dan Perdagangan untuk mengatasi kelangkaan daging tersebut. Gubernur berpendapat berkurangnya ketersediaan daging sapi tidak terlalu besar pengaruhnya terhadap masyarakat, sebab hanya merupakan kebutuhan tambahan, dan tersedia penggantinya yaitu daging ayam dan ikan. Sejak beberapa hari lalu, banyak penjual daging sapi tidak menggelar stok baru. Beberapa pedagang menjual stok lama dengan harga di atas Rp100 ribu per kilogram. (*/jno)