Yerusalem, (Antara/Reuters) - Kondisi kesehatan mantan perdana menteri Israel Ariel Sharon, yang koma sejak menderita strok pada 2006, terus memburuk. Dalam laporan perkembangan terkini sejak keadaan Sharon memburuk pada pekan lalu, direktur pusat kesehatan Sheba, dekat Tel Aviv, Zeev Rotstein, mengatakan sistem kardiovaskuler mantan pemimpin berusia 85 tahun itu stabil, namun fungsi organ lain secara perlahan menurun. "Tidak ada tanda adanya keajaiban, kondisinya akan terus memburuk dari hari ke hari," kata Rotstein, Senin. "Kami tetap menyatakan kondisinya kritis, dengan adanya ancaman atas nyawanya," imbuhnya. Ia mengatakan kedua anak lelaki Sharon tetap berada di samping tempat tidurnya. Sebagai salah satu jendral Israel paling terkenal, Sharon membuat sejarah di kawasan itu dengan invasi militer, pembangunan pemukiman Yahudi di lahan yang berhasil direbut, serta keputusan sepihak mengejutkan untuk menarik tentara Israel dan para penghuni keluar dari Jalur Gaza pada 2005. (*/jno)