BMKG Peringatkan Adanya Cuaca Buruk
Minggu, 29 Desember 2013 7:07 WIB
Ilustrasi. (Reuters)
Bandarlampung, (Antara) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kelas IV Lampung menyampaikan prakiraan kondisi cuaca buruk di sejumlah wilayah termasuk perairan Lampung.
Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Lampung Rifki Arif, di Bandarlampung, Minggu, memperingatkan bahwa cuaca pelayaran yang berlaku sejak Minggu pukul 07.00 WIB hingga Senin (30/12) pukul 07.00 WIB, cuaca buruk dari pantauan Citra Satelit terdapat daerah depresi tropis 988 HPA di Samudra Hindia selatan Pulau Sumba.
Cuaca diprakirakan hujan di wilayah perairan Lampung.
Angin di atas wilayah perairan Indonesia, di utara Khatulistiwa umumnya bertiup dari utara sampai timur, dan di selatan Khatulistiwa umumnya bertiup dari arah selatan sampai barat laut dengan kecepatan angin berkisar antara tiga sampai 30 knot.
Rifki menyampaikan secara rinci prakiraan cuaca dan gelombang laut di perairan Lampung dari Minggu pagi hingga Senin pagi, yaitu
di Selat Sunda bagian utara (Merak-Bakauheni), arah angin barat daya-barat dengan kecepatan 5-10 knot, hujan, tinggi gelombang 0,5-1,25 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum mencapai 1,25-2,0 meter.
Kondisi cuaca di Selat Sunda bagian selatan, arah angin selatan-barat daya dengan kecepatan 5-10 knot, hujan, tinggi gelombang 0,75-1,25 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 1,25-2,0 meter.
Pada perairan Pantai Timur Lampung arah angin barat daya-barat dengan kecepatan 5-0 knot, hujan, tinggi gelombang 0,75-1,25 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 1,25-2,5 meter.
Cuaca di perairan Pantai Barat Lampung arah angin selatan-barat daya dengan kecepatan 5-15 knot, hujan, tinggi gelombang 0,75-1,25 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 1,25-2,0 meter.
Kondisi cuaca di Samudra Hindia barat Lampung arah angin selatan-barat daya dengan kecepatan 5-15 knot, hujan, tinggi gelombang 0,75-1,5 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 1,5-2,0 meter.
Rifki menyampaikan pula prakiraan kondisi pasang surut air laut di Pelabuhan Panjang dan sekitarnya minimum 0,4 meter terjadi pada pukul 24.00 WIB dan maksimum 1,3 meter terjadi pada pukul 16.00-18.00 WIB.
Sedangkan di Pelabuhan Bakauheni dan sekitarnya, pasang surut air laut minimum 0,3 meter terjadi pada pukul 22.00-24.00 WIB, dan maksimum 0,8 meter terjadi pada pukul 05.00-07.00 dan 16.00-18.00 WIB. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018