Korea Bentuk Badan Penengah Sengketa Kompleks Kaesong
Jumat, 27 Desember 2013 20:07 WIB
Seoul, (Antara/Yonhap) - Korea Selatan dan Korea Utara membentuk badan penengah sengketa soal gugus pabrik -yang dijalankan bersama- di Korea Utara, kata pejabat pada Jumat.
Pembentukan itu dilakukan di tengah ketegangan di semenanjung terpecah tersebut.
Langkah tersebut diambil tiga bulan setelah kedua pihak sepakat membentuk badan untuk menangani kemungkinan sengketa terkait hukum di kota perbatasan Kaesong, tempat gugus pabrik itu berada, kata juru bicara kementerian penyatuan Kim Eyi-do kepada wartawan.
Pada Kamis, Korea Utara mengirimkan daftar lima anggota badan itu ke Korea Selatan.
Seoul juga sudah mengirimkan daftar lima pejabat ke Pyongyang.
Kim mengatakan panel tersebut bisa memulai menangani kemungkinan-kemungkinan sengketa hukum pada awal Maret setelah kedua pihak menangani rincian tentang peraturan penengahan.
Langkah terbaru oleh Korea Utara muncul beberapa hari setelah negara itu mengeluarkan ancaman untuk menyerang Korea Selatan tanpa ampun atas tuduhan penghinaan terhadap pemimpinnya, Kim Jong-un, yang dilakukan para pengunjuk rasa Korea Selatan.
Korsel telah menyatakan akan membalas provokasi-provokasi yang dilancarkan Korea Utara.
Namun, kedua belah pihak tetap menjaga kompleks yang berisi 120 pabrik kecil Korea Selatan.
Pabrik itu memproduksi garmen serta produk padat karya.
Di kompleks itu, terdapat 44.000 pekerja asal Korea Utara. (*/WIJ)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Korda MBG Muhammadiyah Dharmasraya kunjungi penerima manfaat terpapar MBG, Ketua : bentuk dukungan moral
11 February 2026 4:14 WIB
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman sarankan bentuk badan khusus tangani dampak bencana
03 January 2026 8:47 WIB
Bentuk transparansi penanganan, polisi Banten musnahkan 12 kg narkotika dan ribuan miras
26 December 2025 21:24 WIB
Wako Ramlan : Sekolah Keluarga Gemilang bentuk keluarga tangguh di Bukittinggi
20 November 2025 14:46 WIB
Gubernur sumbar minta daerah segera bentuk Komite Daerah Ekonomi-Keuangan Syariah
17 November 2025 15:20 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018