Kementerian: Polisi Mesir Tangkap Mantan PM Moursi
Rabu, 25 Desember 2013 14:11 WIB
Kairo, (Antara/AFP) - Polisi Mesir Selasa menangkap Hisham
Qandil, perdana menteri di bawah presiden terguling dari kubu Islam Mohamed Moursi, kata kementerian dalam negeri.
Kementerian itu mengatakan, ia ditangkap di padang pasir di luar Kairo dengan "penyelundup yang mencoba untuk melarikan diri ke Sudan," di selatan Mesir.
Selama pemerintahannya, pengadilan telah menghukum Qandil setahun penjara karena tidak melaksanakan putusan untuk kembali menasionalisasi-perusahaan yang telah diprivatisasi pada tahun 1996.
Satu pengadilan banding di Kairo memperkuat hukuman tersebut pada September.
Sebagai perdana menteri yang tidak populer, Qandil tetap bersikap merendah setelah Moursi digulingkan oleh militer pada Juli.
Dia mewakili aliansi kelompok-kelompok Islam pro-Moursi dalam pertemuan dengan mediator Eropa yang mencoba untuk meredakan ketegangan dengan pemerintah yang dilantik militer itu.
Namun upaya itu gagal pada Agustus, dengan polisi meluncurkan penumpasan besar-besaran yang menewaskan lebih dari 1.000 orang dalam bentrokan jalanan dan ribuan lainnya dipenjara, termasuk tokoh-tokoh dari kubu Islam. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
35 WNA kendalikan sindikat judi daring di Bali, patroli siber Polisi bongkar jaringannya
07 February 2026 14:16 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018