China Waspadai Virus Flu Burung Galur Baru
Selasa, 24 Desember 2013 20:49 WIB
Beijing, (Antara) - Otoritas kesehatan China memperketat pengawasan serta mewaspadai munculnya virus flu burung galur baru, setelah muncul beberapa kasus flu burung galur H7N9 sejak Maret di beberapa wilayah di China daratan dan kepulauan.
Pihak otoritas kesehatan pada Selasa menyatakan pada akhir pekan lalu terdapat 4.000 ekor ayam mati di sebuah peternakan unggas di utara Provinsi Hebei, diakibatkan virus flu burung galur H5N2.
Di Provinsi Jiangxi dilaporkan munculnya virus flu burung galur baru yakni H10N8 dan menewaskan seorang wanita berusia 73 tahun saat dirawat di rumah sakit setempat.
Untuk kasus virus flu burung galur H7N9, Pemerintah China mencatat sekitar 143 kasus sejak Maret 2013. Termasuk enam kasus baru yang terjadi di Provinsi Guandong pada Oktober silam dan lima kasus di Provinsi Zhejiang.
Sementara itu di Hong Kong dilaporkan satu kasus H7N9 yang menimpa seorang warga negara Indonesia Tri Mawarti. Kasus tersebut merupakan kasus pertama yang menimpa manusia di Hong Kong.
Kini, meski kondisinya makin membaik namun wanita asal Banjarnegara itu masih berada di ruang isloasi RS Queen Mary Hong Kong, untuk observasi intensif otoritas kesehatan Hong Kong.
"Dengan munculnya kasus baru dan varian baru virus flu burung, maka pemerintah akan memperketat pengawasan terhadap semua kasus flu burung serta sejumlah kasus gangguan pernafasan dan paru di China, mengingat musim dingin merupakan musim yang sangat kondusif bagi penyebaran virus," demikian pernyataan otoritas kesehatan China. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mikel Arteta waspadai peningkatan performa Manchester United di bawah Michael Carrick
24 January 2026 4:55 WIB
Dinas Kesehatan Pesisir Selatan Imbau Warga Waspadai Penyakit Pasca Banjir
04 December 2025 14:16 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018