PM Mesir Nyatakan Ikhwanul Muslimin Sebagai Kelompok "Teroris"
Selasa, 24 Desember 2013 13:13 WIB
Kairo, (Antara/AFP) - Perdana Menteri Mesir Hazem Beblawi Selasa menyatakan gerakan Ikhwanul Musilimin satu kelompok "teroris" setelah satu serangan bom mobil terhadap gedung kepolisian dan menewaskan setidaknya 14 orang.
Kecaman Beblawi tehadap kelompok itu datang hanya beberapa minggu menjelang satu referendum mengenai konstitusi baru yang merupakan satu langkah penting pertama menuju demokrasi sejak penggulingan presiden Mohamed Moursi Juli.
"Perdana Menteri Beblawi mengumumkan Ikhwanul Muslimin sebagai satu organisasi teroris," kata kantor berita MENA yang mengutip pernyataan juru bicara perdana menteri itu Sherif Showky.
Satu pengadilan Mesir telah melarang kegiatan-kegiatan Ikhwanul Muslimin, di mana Moursi adalah salah satu tokoh pentingnya, sementara pihak berwenang pemerintah yang dilantik militer itu sering menuduh kelompok itu mendanai dan melatih kelompok garis keras di Semenanjung Sinai.
Tindakan Selasa itu yang menyatakan Ikhwanul Muslimim satu organisasi "teroris mungkin satu usaha lebih jauh pemerintah sementara untuk mengucilkan gerakan itu menjelang referendum konstitusi.
Gerakan politik dan sosial yang telah berusia 85 tahun itu menang dalam sejumlah pemungutan suara setelah menggulingkan diktator Hosni Mubarak tahun 2011, dan Moursi menjadi pemimpin pertama yang dipilih secara bebas setelah menang tahun lalu.
Pernyataan Beblawi itu datang hanya beberapa jam setelah satu bom mobil yang kuat menghantam satu kantor polisi di kota Mansoura Selasa, menewaskan setidaknya 14 orang, sebagian besar polisi, kata para dokter dan pejabat.
Sumber-sumber keamanan mengatakan ledakan di kota utara Kairo itu kuat dan sebagian dari gedung itu ambruk.
Para dokter mengatakan bom itu mencederai lebih dari 100 orang.
"Mayoritas korban adalah polisi. Ledakan itu disebabkan satu bom mobil," kata Omar al-Shawatsi, gubernur Daqahleya, yang beribu kota Mansoura, kepada media pemerintah itu.
Dampak dari ledakan itu adalah terasa sejauh sekitar 20km dan menggentarkan jendela-jendela dari gedung-gedung terdekat, kata sumber-sumber keamanan.
Komandan keamanan Daqahleya, Sami El-Mihi,cedera akibat ledakan itu dan dua stafnya tewas, kata sumber-sumber keamanan.
Pertumpahan darah meluas di Mesir sejak Mursi digulingkan.
Ia dipaksa melepaskan kekuasaannya pada 3 Juli setelah unjuk rasa besar-besaran menentang pemerintahnya yang baru berusia satu tahun, dengan para pemrotes menuduh ia berusaha menguasai seluruh jabatan penting pemerintah dan gagal mengurus ekonomi.
Lebih dari 1.000 orang tewas dalam satu tindakan keras pemerintah terhadap para pendukungnya, sebagian besar dari Ikhwanul Muslimim.
Tindakan keras juga dikenakan terhadap ribuan warga Islam termasuk seluruh anggota pimpinan Ikhwanul Muslimin ditahan.
Para pemimpin penting gerakan itu -- termasuk pemimpin tertingginya, Mohamed Badie-- telah diadili, Moursi juga diadili atas beberapa tuduhan termasuk yang berkaitan dengan tewasnya para pemrotes selama memangku jabatannya.
Lebih dari 100 anggota pasukan keamanan tewas sejak Moursi digulingkan.
Rakyat Mesir terpecah belah sejak Moursi disingkirkan dari kekuasaan dan terutama setelah pasukan keamanan menyerang kamp-kamp pemrotes para pendukungnya di Kairo 14 Agustus.
Ratusan orang tewas dalam bentrokan antara dua kelompok, terburuk dalam sejarah modern Mesir.
Setelah Moursi digulingkan,pemerintah Mesir yang dilantik militer mengumumkan satu peta jalan bagi satu transisi demokratik.
Pada 14 dan 15 Januari Mesir akan menyelenggarakan satu referendum mengenai satu kontitusi baru -- langkah pertama dalam rencana itu.
Konstitusi itu, jika disetujui, akan diikuti oleh pemilihan parlemen dan presiden pertengahan tahun 2014. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mesir melangkah ke semifinal Piala Afrika 2025 setelah tumbangkan Pantai Gading 3-2
11 January 2026 6:29 WIB
Lima pelajar asal Pariaman lanjutkan pendidikan tinggi ke Mesir dan Arab Saudi
12 September 2025 16:54 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018