Mesir Bentuk Tim Pencari Fakta Selidiki Kerusuhan Pasca-Moursi
Senin, 23 Desember 2013 10:56 WIB
Kairo, (Antara/Xinhua-OANA) - Presiden sementara Mesir Adly Mansour, Ahad (22/12), memerintahkan pembentukan komite pencari-fakta untuk menyelidiki kerusuhan setelah penggulingan presiden Mohamed Moursi, demikian laporan jejaring resmi negeri itu, Al-Ahram.
Mansour mengeluarkan dekrit presiden dan mengumumkan pembentukan komite baru tersebut selama dialog nasional dengan kekuatan politik guna membahas peta jalan peralihan di negeri itu.
Komite tersebut dibentuk atas permintaan Khaled Dawoud, Juru Bicara Partai Konstitusi, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin pagi. Ia menekankan perlunya untuk menyelidiki peristiwa kerusuhan pasca-Moursi dan pemberlakuan hukum.
Mesir telah dilanda kerusuhan di seluruh negeri itu dan bentrokan di jalan sejak penggulingan presiden Moursi, dari kubu Islam, pada 3 Juli.
Menurut Al-Ahram, lebih dari 1.000 orang Mesir, kebanyakan pendukung kubu Islam --dan sebanyak 100 personel keamanan-- telah tewas dalam kerusuhan tersebut.
Komite lima-anggota tersebut, yang dipimpin oleh Hakim Foad Ryad, harus mengajukan laporan dalam waktu enam bulan. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Korda MBG Muhammadiyah Dharmasraya kunjungi penerima manfaat terpapar MBG, Ketua : bentuk dukungan moral
11 February 2026 4:14 WIB
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman sarankan bentuk badan khusus tangani dampak bencana
03 January 2026 8:47 WIB
Bentuk transparansi penanganan, polisi Banten musnahkan 12 kg narkotika dan ribuan miras
26 December 2025 21:24 WIB
Wako Ramlan : Sekolah Keluarga Gemilang bentuk keluarga tangguh di Bukittinggi
20 November 2025 14:46 WIB
Gubernur sumbar minta daerah segera bentuk Komite Daerah Ekonomi-Keuangan Syariah
17 November 2025 15:20 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018