Lubuk Basung (ANTARA) - Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyatakan empat unit Koperasi Merah Putih (KMP) di daerah itu telah memiliki gerai dan 14 unit lainnya sedang dalam proses pembangunan.
"Empat KMP telah memiliki gerai dan gudang. Tinggal serah terima," kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Agam Endrimelson didampingi Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Agam Eva Salmi di Lubuk Basung, Selasa.
Ia mengatakan empat KMP itu yakni, KMP Nagari Kampung Pinang Kecamatan Lubuk Basung, KMP Nagari Simarasok Kecamatan Baso.
Setelah itu KMP Nagari Nan Limo Kecamatan Palupuh dan KMP Nagari Sungai Landia Kecamatan Ampek Koto.
"Gerai dan gudang KMP Nagari Kampung Pinang memiliki luas 20x30 meter persegi dengan luas lahan 1.000 meter," katanya.
Ia menambahkan saat ini ada 14 KMP sedang proses pembangunan gerai dan gudangnya.
Ke 14 KMP itu yakni, KMP Nagari Tiku Utara Kecamatan Tanjung Mutiara, KMP Nagari Tiku Lima Jorong Kecamatan Tanjung Mutiara, KMP Nagari Durian Kapeh Darusalam Kecamatan Tanjung Mutiara.
Lalu KMP Nagari Manggopoh Kecamatan Lubuk Basung, KMP Nagari Dalko Kecamatan Tanjung Raya, KMP Nagari Sipinang Kecamatan Palembayan, KMP Nagari Tabek Panjang Kecamatan Baso, KMP Nagari Malalak Selatan Kecamatan Malalak dan KMP Nagari Sariak Kecamatan Sungai Pua.
Selain itu KMP Nagari Koto Baru Kecamatan Baso, KMP Nagari Salareh Aia Utara Kecamatan Palembayan, KMP Nagari Koto Rantang Kecamatan Palupuh, KMP Nagari Pasia Laweh Kecamatan Palupuh, KMP Sianok Anak Suku Kecamatan Ampek Koto.
"Sisa sebanyak 74 KMP lainnya masih dalam proses verifikasi lahan, karena lahan harus milik aset nagari," katanya.
Ia mengakui total KMP di Agam sebanyak 92 unit dan sudah memiliki badan hukum semuanya.
Dinas Koperasi UKM Agam telah melakukan pembinaan, pelatihan, pengawasan dan memacu semangat koperasi untuk berusaha.
"53 dari 92 KMP telah melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sampai Selasa (14/4)," katanya.