Logo Header Antaranews Sumbar

Progul Padang Juara, 60 siswa penerima beasiswa kuliah di China diberikan pembekalan

Senin, 25 Mei 2026 19:03 WIB
Image Print

Padang (ANTARA) - Pemerintah Kota Padang secara resmi memberikan pembekalan kepada 60 siswa berprestasi calon penerima beasiswa kuliah ke Provinsi Guangdong, China. Acara yang menjadi bagian dari Program Unggulan (Progul) "Padang Juara" ini dibuka langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, di Gedung Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang Aie Pacah, Senin (25/5/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova, perwakilan Dinas Provinsi Sumatera Barat, perwakilan perguruan tinggi, mitra pendidikan, serta para guru dan orang tua siswa. Program ini dirancang khusus untuk membuka akses pendidikan tinggi berstandar internasional bagi generasi muda Kota Padang.

Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan ucapan selamat kepada para siswa terbaik yang berhasil lolos seleksi ketat untuk tahun akademik 2026/2027. Ia menegaskan bahwa kesempatan ini merupakan peluang emas sekaligus amanah besar yang harus dijalankan dengan tekun dan disiplin demi menjaga nama baik daerah.

Fadly menyebut seluruh biaya pendidikan dan biaya hidup para mahasiswa selama berkuliah akan ditanggung penuh oleh Pemerintah Kota Padang. Dengan dukungan total ini, para penerima beasiswa diharapkan dapat fokus belajar agar mampu bersaing dan membangun karier di tingkat global setelah lulus nanti.

Lebih lanjut, Pemko Padang menargetkan sedikitnya 300 mahasiswa dapat memperoleh beasiswa luar negeri dalam lima tahun masa kepemimpinan Wali Kota Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir. Selain dengan China, Pemko Padang juga tengah gencar menjajaki kerja sama pendidikan serupa dengan Malaysia, Taiwan, Amerika Serikat, dan Timur Tengah.

Kepala Disdikbud Kota Padang, Yopi Krislova, menjelaskan bahwa 60 siswa yang terpilih merupakan hasil saringan ketat dari rangkaian expo pendidikan dan seleksi yang dimulai pada 20-23 Januari 2026. Dari 1.500 peserta expo, sebanyak 163 siswa mengikuti ujian daring yang difasilitasi lembaga pendidikan Guangdong dan CUCAS Indonesia.

Yopi menambahkan, dari hasil ujian daring tersebut, 83 siswa dinyatakan lulus seleksi hingga akhirnya dikerucutkan menjadi 60 siswa terbaik yang berhak menerima beasiswa tahun ini. Para penerima beasiswa ini nantinya akan menempuh pendidikan untuk jenjang Strata 1 (S1) dan Diploma 4 (D4).

Sistem perkuliahan akan menggunakan skema gelar ganda (double degree) dengan pola kemitraan "1-2-1". Skema ini mewajibkan mahasiswa menjalani satu tahun pembelajaran bahasa Mandarin di Indonesia, dua tahun kuliah di Guangdong, dan satu tahun akhir penyelesaian studi di kampus asal di Kota Padang.

Untuk menunjang pola tersebut, ke-60 siswa akan dibagi ke dalam empat perguruan tinggi mitra lokal di Kota Padang. Kampus-kampus tersebut meliputi Universitas Negeri Padang (UNP), Universitas Andalas (Unand), Politeknik Negeri Padang (PNP), dan Universitas Putra Indonesia (UPI) YPTK.

Selama tahun pertama di Padang, para mahasiswa wajib menjalani pembelajaran intensif bahasa Mandarin sebanyak lima kali per minggu. Kelas bahasa ini akan dipandu langsung oleh pengajar yang didatangkan dari China agar komunikasi mahasiswa matang sebelum berangkat.

Setelah merampungkan pembekalan bahasa di tahun pertama, para mahasiswa baru akan diberangkatkan ke China. Mereka akan disebar ke delapan kampus mitra yang telah disiapkan oleh pemerintah Provinsi Guangdong untuk melanjutkan studi inti selama dua tahun.

Melalui program terstruktur ini, Pemko Padang berharap dapat melahirkan generasi muda yang memiliki daya saing global. Program ini tidak hanya berorientasi pada gelar akademis, tetapi juga membentuk kapasitas kepemimpinan internasional yang mampu membawa nama baik Kota Padang di kancah dunia.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026