Bogota, (Antara/AFP) - Militer Kolombia mengatakan, Rabu, lima gerilyawan FARC tewas selama operasi pasukan, beberapa hari setelah kelompok pemberontak FARC mengumumkan gencatan senjata sepihak. Korban tewas mencakup pemimpin sebuah satuan FARC, Arnulfo Suarez Gonzalez, yang dikenal sebagai Alberto Guevara, yang kata militer terlibat dalam perdagangan narkoba. (*/sun)