Tiga Badan Litbang Dinobatkan Jadi Pusat Unggulan
Selasa, 17 Desember 2013 16:03 WIB
Menteri Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta. (Antara)
Jakarta, (Antara) - Tiga Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) yakni Pusat Kajian Holtikultura IPB, Pusat Studi Biofarmaka, dan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao dinobatkan menjadi Pusat Unggulan Iptek 2013.
"Jadi dengan peresmian ini, terdapat lima pusat unggulan dari sebanyak 17 badan litbang yang dibina," ujar Menteri Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta di Jakarta, Kamis.
Dua pusat unggulan lainnya adalah Pusat Unggulan Kelapa Sawit di Medan dan Pusat Unggulan penelitian penyakit tropis Universitas Airlangga.
Untuk menjadi pusat unggulan, kata dia, terdapat dua kriteria yakni secara akademis dan keuntungan ekonomi.
"Secara akademis sudah menghasilkan paten dan juga ada seminar. Sementara pada keuntungan ekonomi bisa menghasilkan," jelas dia.
Menristek memberi contoh Pusat Unggulan Kakao dam Kopi di Jember mampu menghasilkan bibit unggul, dan berkesempatan menjadi nilai tambah.
"12 calon pusat unggulan lainnya harus mampu memenuhi kriteria itu untuk dinobatkan sebagai pusat unggulan," ujarnya.
Pusat unggulan dan juga calon pusat unggulan itu tersebar di berbagai koridor yakni Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, serta Papua dan Maluku.
Menristek mengatakan idealnya pusat unggulan ada di setiap koridor.
Untuk menunjang sumber daya manusia di setiap badan litbang, Menristek mengatakan memberikan beasiswa kepada para peneliti.
Dengan demikian, nantinya pusat unggulan di setiap koridor dapat terwujud.
Pusat unggulan sudah menguasai teknologi mulai pengolahan bahan baku hingga barang jadi atau dengan kata lain hulu ke hilir. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kabar cabai rawit terkini, Bapanas sebut ongkos distribusi tentukan harga
16 February 2026 14:27 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018