Padangpanjang, (Antara) - Institut Seni Indonesia Kota Padangpanjang mengadakan langgam tari nusantara untuk memunculkan penari dan koreografer muda yang ada di daerah itu. Ketua pelaksana Ali Sukri di Padangpanjang, Minggu, mengatakan langgam tari nusantara itu merupakan upaya memotivasi para mahasiswa dan masyarakat dalam memaknai sebuah seni tari dalam aplikasinya. "Kegiatan ini akan memberikan motivasi mahasiswa seberapa jauh perbandingan karya yang mereka munculkan, karena dalam pertunjukan itu akan diikuti oleh sejumlah koreografer dan perguruan tinggi seni di nusantara ini," katanya. Konsep yang dikembangkan seni tari yang ada di ISI Padangpanjang dalam pergelaran langgam tari nusantara itu adalah pengembangan tari dengan tidak menghilangkan estetensi tradisi tari itu sendiri. Menurut dia, seni tari yang ada di ranah Minang ini bisa dijadikan kontribusi bagi masyarakat kalau bisa mengemasnya dengan baik dalam penyempaiannya. Ketua Prodi Seni Tari Fakultas Seni Pertunjukan ISI Padangpanjang Syaiful Erman, S.Kar menyebutkan, pertunjukan tari yang dilaksanakan perguruan tinggi seni itu memiliki Konsep modern tapi tetap mengacu kepada filosofi budaya mianng yg sangat mengakar. "Konsepnya bagaimana budaya Minang ini bisa disampaikan melalui seni tari itu, sehingga menari tidak hanya menggerakan tubuh, namun apa yang disampaikan dalam tarian yang di tampilkan itu," katanya. Dia juga meminta kepada masyarakat agar bisa memberdayakan alumni ISI dalam pengembangan tari di tengah-tengah masyarakat, sehingga inovasi dan perkembangan yang dipelajari di perguruan tinggi seni itu bisa di aplikasikan dengan baik. "Adanya pelestarian tari ini, akan bisa menciptaan dan memperkaya kantong-kantong budaya termasuk atri di ranah minang ini," katanya. Dalam langgam tari nusantara ini akan menampilkan sejumlah karya seni tari dari ND Styan dari STSI Bandung, Mateus Suharsono dari sanggar bale Marjohan Medan, Prasika Dwi Nugra dari ISI Padangpanjang dan Poppy Parisa Agussusanti dari IKJ Jakarta. "Jadwalnya pergelaran mulai dari Sabtu (14/12) hingga Minggu (15/12) malam," ujarnya. (*/ben/jno)