
Tempatkan Instruktur Pejabat, Pemkab "Keroyok" Sekolah Tingkatkan Mutu Pendidikan
Sabtu, 30 Desember 2017 10:41 WIB

Painan, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat berencana "mengeroyok" Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di daerah itu dengan menugaskan pejabat daerah setempat menjadi instruktur di sana dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.
"2018, meningkat atau tidaknya mutu pendidikan selain ditentukan oleh kepala sekolah dan jajaran guru juga ditentukan oleh instruktur ditunjuk," kata Bupati setempat, Hendrajoni di Painan, Sabtu.
Ia menambahkan terobosan itu dilakukan sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan daerah setempat yang sempat anjlok beberapa tahun terakhir.
"Selain adanya penugasan pejabat menjadi instruktur, evaluasi akan kami lakukan per tiga bulan," katanya.
Pejabat yang akan ditunjuk menjadi instruktur mulai dari sekretaris kabupaten, asisten bupati, kepala organisasi perangkat daerah dan jika masih kurang maka kepala bagian sekretariat kabupaten juga akan ditunjuk menjadi instruktur.
Pada pertengahan 2017, hasil Ujian Nasional (UN) SMP di daerah itu anjlok bahkan menempati peringkat terakhir dari jumlah kabupaten/kota di provinsi setempat.
Terkait hal itu, sebelumnya, Ketua DPRD setempat, Dedi Rahmanto Putra, meminta pemerintah kabupaten segera mengevaluasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat.
"Kami mendorong evaluasi dilakukan sesegera mungkin serta menyeluruh termasuk penggantian pejabat di dinas tersebut. Tanpa terkecuali," katanya.
Hal tersebut, ujarnya, mutlak dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan. Namun pihaknya menekankan pengisian formasi berikutnya di dinas tersebut harus murni karena kemampuan bukan karena dorongan lain.
Jika tidak begitu katanya, maka dunia pendidikan di kabupaten itu tidak akan mampu bersaing dengan kabupaten/kota lain dan akan terus berada di posisi terakhir. (*)
Pewarta: Didi Someldi Putra
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
