19 Gerilyawan Tewas Dalam Operasi di Mali Utara
Rabu, 11 Desember 2013 9:26 WIB
Bamako, (Antara/Xinhua-OANA) - Tentara Prancis menewaskan 19 gerilyawan pada Selasa (10/12) di Wilayah Tibuktu, Mali Utara, kata militer Prancis.
Selama beberapa pekan, ratusan prajurit Afrika dan Prancis termasuk tentara mali telah menyusuri Wilayah Mali Utara, tempat beberapa kelompok kecil gerilyawan seperti Al Qaida di Afrika Utara, cabang AQIM, masih aktif meskipun telah diusir dari Kota Gao, Timbuktu dan Kidal pada Januari.
Operasi tersebut adalah bagian dari langkah untuk mendorong pemantauan dan keamanan sebelum pemimlihan anggota Dewan Legislatif pada Ahad, babak kedua setelah babak pertama diselenggarakan pada 24 November, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu pagi.
Mali belum pulih dari bayang-bayang perang sejak Maret 2012, ketika AQIM dan kelompok lain gerilyawan menyerbu Wilayah Mali Utara, sebagai akibat dari kudeta militer.
Dengan dukungan tentara Afrika dan Prancis, militer Mali kembali ke bagian utara negeri itu pada Januari. Pada Agustus, negara Afrika Barat tersebut berhasil menyelenggarakan pemilihan presiden.(*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Militer Myanmar lancarkan serangan udara ke gerilyawan penentang junta, telepon dan internet putus
28 September 2021 7:31 WIB, 2021
Tanggapi resolusi parlemen Irak, Menlu Prancis sebut pasukan asing masih dibutuhkan perangi ISIS
06 January 2020 10:01 WIB, 2020
Gerilyawan Syiah Yaman, Al-Houthi akui serang kapal Arab Saudi di pantai barat
26 July 2018 8:53 WIB, 2018
Ketegangan gerilyawan Palestina dan militer Israel meningkat di Jalur Gaza
30 May 2018 9:13 WIB, 2018
Gerilyawan Syiah Yaman Al-Houti luncurkan rudal ke kamp radar Saudi Arabia
20 May 2018 9:55 WIB, 2018
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018