Lubukbasung (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Agam, Sumatera Barat mengadakan sosialisasi pengawasan partisipatif di SMAN 2 Lubuk Basung, Rabu, dalam rangka meningkatkan pemahaman serta kesadaran siswa sebagai pemilih pemula mengenai pentingnya peran masyarakat, khususnya generasi muda.

Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Agam, Yuhendra di Lubuk Basung, Rabu, mengatakan materi yang disampaikan terkait kepemiluan, tugas, wewenang, fungsi Bawaslu dan peranan pemilih pemula.

"Para siswa juga diberikan pemahaman terkait politik uang, kampanye hitam dan pentingnya menjaga netralitas maupun integritas dalam proses demokrasi," katanya.

Ia mengatakan kegiatan tersebut untuk meningkatkan pemahaman serta kesadaran siswa sebagai pemilih pemula mengenai pentingnya peran masyarakat, khususnya generasi muda.

Dalam mengawasi setiap tahapan pemilu dan pemilihan agar berjalan secara jujur, adil, dan demokratis, karena pengawasan partisipatif merupakan kunci untuk menciptakan pemilu yang berkualitas.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas, tetapi juga berani berperan aktif dalam mengawasi jalannya pemilu," katanya.

Ia menambahkan Bawaslu Agam bakal melaksanakan kegiatan ini secara maraton ke SMA yang ada di Kabupaten Agam. 

Kegiatan ini sangat penting, agar siswa yang telah memiliki hak pilih benar-benar memahami proses pemilu dan pentingnya partisipasi mereka.

Melalui sosialisasi pengawasan partisipatif di sekolah, Bawaslu Agam berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan pendidikan demokrasi, guna membangun budaya pengawasan sejak dini dan memperkuat peran masyarakat dalam mengawal demokrasi.

Sementara Kepala SMAN 2 Lubuk Basung, Zulkifli menyambut baik kegiatan ini dan berharap edukasi kepemiluan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.

"Kami menyambut baik kegiatan ini karena sangat bermanfaat bagi peserta didik. Kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan siswa tentang demokrasi dan pemilu, tetapi juga menambah kesadaran akan pentingnya peran generasi muda dalam mengawasi jalannya proses demokrasi secara jujur dan adil," katanya.