Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memberikan pelayanan kesehatan gratis di daerah terdampak bencana Jorong Bateh Samuik, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau dengan menghadirkan dokter spesialis dan dokter umum.
"Kegiatan ini merupakan salah satu program prioritas Pemkab Pasaman Barat dalam memberikan layanan kesehatan ke nagari (desa) mendatangkan dokter. Hari ini kita pilihan daerah Bateh Samuik karena akhir November 2025 lalu daerah ini terdampak bencana alam," kata Asisten Pemerintahan Pasaman Barat Setia Bakti didampingi Kepala Dinas Kesehatan Gina Alecia saat kegiatan itu berlangsung, Kamis.
Menurutnya pelayanan kesehatan gratis ini merupakan kolaborasi bersama IDI Cabang Pasaman Barat untuk mendekatkan pelayanan kesehatan ke daerah yang sulit ditempuh.
"Kita menghadirkan 33 orang dokter yang terdiri dari tujuh dokter gigi, 10 orang dokter spesialis dan 16 dokter umum," kata Setia Bakti.
Program ini, katanya, merupakan agenda rutin Pemkab Pasaman Barat untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat.
Termasuk seluruh puskesmas juga menyasar nagari dengan mendatangkan dokter memberikan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis kepada masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat Gina Alecia mengatakan pelayanan kesehatan mendatangkan dokter ke nagari (desa) merupakan program prioritas saat ini.
"Hari ini selain menghadirkan dokter umum juga dokter spesialis. Diantara dokter spesialis yang hadir seperti spesialis penyakit dalam, dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis kandungan, bedah dan spesialis neurologi," katanya.
Dia mengucapkan terima kasih kepada IDI cabang Pasaman dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Pasaman Barat yang telah mendukung penuh kegiatan ini.
"Kegiatan ini selain di momen hari jadi Pasaman Barat ke 22 juga dalam rangka rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 61," katanya.
Selain memberikan pelayanan kesehatan gratis, pihaknya juga menyalurkan 100 paket sembako kepada warga terdampak bencana.
Ketua IDI Cabang Pasaman Barat Oktaherminiza mengatakan antusias masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan cukup tinggi.
"Ada sekitar 80 orang yang melakukan pemeriksaan kesehatan. Pada umumnya keluhan masyarakat seperti penyakit kulit, pegal-pegal, batuk dan demam. Selian itu juga kita memeriksa kesehatan anak," katanya.
Dia mengharapkan kegiatan ini hendaknya bisa memberikan manfaat kepada masyarakat dan juga bisa memulihkan kesehatan pascabencana.
Pada kegiatan itu juga dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman Barat Tjut Zelvira Nofani, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Pasaman Barat Ny. Sifrowati Yulianto, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Ny.Gusmalini M.Ihpan, Ketua DW Ny. Erisa Doddy San Ismail dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).