Obama: Saya Tidak Boleh Menggunakan iPhone
Kamis, 5 Desember 2013 14:35 WIB
Washington, (Antara/AFP) - Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Rabu, mengakui bahwa ia tidak diizinkan untuk memiliki iPhone demi alasan keamanan seraya menjelaskan mengapa ia kadang-kadang terlihat menggunakan Blackberry dengan keamanan super.
"Saya tidak diizinkan untuk alasan keamanan memiliki iPhone," kata Obama kepada sekelompok anak muda di Gedung Putih dalam acara khusus untuk mensosialisasikan Undang-undang kesehatannya.
Dia menambahkan bahwa dua anak perempuannya, Sasha dan Malia, menghabiskan banyak waktu dengan iPhone mereka.
Blackberry terkenal karena enkripsi keamanan yang kuat - salah satu alasan mengapa masih populer di kalangan pejabat Washington, bahkan ketika perangkat telekomunikasi itu kehilangan pangsa pasar terhadap telepon pintar lainnya termasuk yang diproduksi oleh Apple.
Langkah-langkah keamanan pada Blackberry khusus Obama kembali disorot tahun ini menyusul klaim bahwa mata-mata Amerika Serikat telah menyadap telepon genggam dari Kanselir Jerman Angela Merkel .
Dalam beberapa hari menjelang pelantikannya menjadi presiden, Barack Obama memenangkan perseteruan dengan Pasukan Pengamanan Presiden untuk tetap mempertahankan Blackberry-nya, meski ada kekhawatiran bahwa piranti itu rentan terhadap peretas, dan akan menunjukkan status keberadaannya serta di tengah kekhawatiran bahwa apa pun dia tulis akhirnya dapat memicu penyelidikan kongres.
Obama tampak terlihat beberapa kali tengah mengamati pesan di telepon pintarnya itu dalam limusinnya saat ia melakukan melakukan perjalanan.
Presiden secara pribadi mengeluhkan rasa frustrasinya dengan pengamanan Gedung Putih yang membuatnya sangat sulit untuk berkomunikasi dengan orang normal atau untuk mendapatkan informasi dari dunia luar yang tidak disaring untuknya oleh stafnya atau wartawan. Para stafnya mengatakan jika Blackberrynya adalah cara ia melarikan diri dari kekangan itu.
Gedung Putih mengatakan alamat surat elektronik pribadi presiden terbatas hanya untuk sekelompok kecil pejabat senior dan teman-teman pribadi, tetapi tidak menjelaskan perangkat enkripsi yang digunakan untuk mengamankan komunikasinya. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018