PM Suriah: Pemerintah Suriah Menang dalam Perang Saudara
Minggu, 1 Desember 2013 18:47 WIB
Beirut, (Antara/Reuters) - Perdana Menteri Wael Al-Halki, Sabtu, mengatakan pasukan pemerintah Suriah meraih kemenangan dalam perang melawan gerilyawan dan tidak akan membiarkan walaupun seorang petempur musuh tetap berkeliaran di negara itu.
Al-Halki, yang mempertahankan tanggapan Suriah yang menolak imbauan Barat bagi Presiden Bashar al-Assad mundur, mengatakan era "acaman-ancaman dan intimidasi telah berlalu, tidak akan pernah kembali, sementara era kemenangan dan kebanggaan sedang tercipta kini di bumi Suriah".
Ia mengemukakan hal itu dalam kunjungan ke Iran, yang memberikan dukungan militer dan miliaran dolar AS bantuan ekonomi kepada Bashar dalam perang saudara 2,5 tahun, yang menewaskan lebih dari 100.000 orang dan menunjukkan tidak banyak tanda berhenti melalui diplomasi.
PBB, Senin, mengatakan bahwa konferensi perdamaian "Jenewa II" --yang lama tertunda-- akan dilaksanakan pada 22 Januari. Pemerintah dan oposisi politik keduanya mengatakan mereka akan hadir, tetapi para petempur gerilyawan di lapangan mencemooh perundingan itu.
Bashar, yang pasukannya sedang mengonsolidasikan kekuasaan mereka atas Damaskus dan Suriah tengah tahun ini, menghadapi tekanan dalam negeri yang kecil selama ia mempertahankan momentum militer dan dukungan Iran.
"Pemerintah Suriah tidak akan mengizinkan seorang pun pelaku teror di wilayah Suriah," kata Al-Halki kepada Wakil Presiden Pertama Iran Eshaq Jahangiri,yang dikutip kantor berita resmi Suriah SANA.
Jahangiri menjawab bahwa Iran "tetap mendukung Suriah, mendukung pada segala tingkat dalam menghadapi poros setan yang agresif", kata SANA.
Iran mengirim para komandan militer ke Suriah untuk membantu pasukan Bashar, yang juga diperkuat oleh gerakan Lebanon Hizbullah dan para petempur Syiah Irak. Mereka memerangi gerilyawan yang jumlahnya meningkat dengan datangnya para petempur Sunni dari seluruh negara Muslim.
Jumlah anggota delegasi Al-Halki yang termasuk menteri-menteri energi, listrik, kesehatan dan luar negeri, mencerminkan pentingnya aliansi antara dua negara itu.
SANA mengatakan mereka membicarakan pengaktifan fasilitas kredit Iran dengan nilai miliaran dolar AS kepada Damaskus, yang membawa kembali perusahaan-Perusahaan Iran membantu ekonomi Suriah yang hancur akibat perang dan mempercepat perjanjian untuk membantu produk minyak, peralatan medis dan pangan.
Serangan Udara
Pasukan Bashar , yang didukung Hizbulah dan milisi lokal, berperang untuk menjamin penguasaan atas daerah pegunungan Qalamoun dekat jalan raya utama utara Damaskus ke Homs dan daerah Alawi Bashar di Mediterania.
Para aktivis mengatakan pesawat-pesawat tempur membom target-target di sekitar Nabak, kota utama di jalan raya itu yang berada di luar kekuasaan pemerintah, menjatuhkan bom-bom tandan.
"Sejauh ini tiga anggota kami tewas di Nabak," kata seorang aktivis pro-gerilyawan, yang berbicara melalui Skype, yang mengaku bernama Abu Rakan. "Di Rima, antara Yabrod dan Nabak, pesawat-pesawat MiG dan Sukhoi melancarkan delapan pemboman."
SANA mengatakan tentara telah "melumpuhkan sejumlah teroris di Nabak dan daerah sekitarnya, dan juga merebut daerah-daerah gerilyawan di timur Damaskus,satu tanah pertanian dan perkotaan yang dikenal sebagai Ghouta timur, dan daerah-daerah pinggiran di selatan.
Korban di kedua pihak banyak, dengan Hizbullah menderita 25 petempurnya tewas di Ghouta timur dalam pekan lalu, kata sumber-sumber keamanan di Lebanon.Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berpangkalan di Inggris mengatakan lebih dari 400 orang tewas di seluruh Suriah sejak Kamis, banyak di antara mereka dalam pertempuran di sekitar Ghouta dan Qalamoun.
Pasukan Bashar merebut kota Deir Attiyah, Kamis, sepekan setelah direbut gerilyawan,tetapi kemajuan bergerak perlahan dan sporadis. Observatorium itu mengatakan pertempuran juga meletus Sabtu di daerah tua kota Kristen Maloula, antara pasukan Bashar dan Front Nusra yang punya hubungan dengan Al Qaida. (*/WIJ)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Arab Saudi dan Qatar kecam keputusan Israel soal Dataran Tinggi Golan
16 December 2024 9:11 WIB, 2024
Ribuan warga Lebanon melarikan diri ke Suriah di tengah serbuan Israel
29 September 2024 5:52 WIB, 2024
Hokky Caraka akui stamina timnas U-20 sempat menurun saat melawan Suriah
06 March 2023 6:26 WIB, 2023
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018