19 Gerilyawan Taliban Serahkan Senjata di Afghanistan Utara
Kamis, 28 November 2013 18:38 WIB
Kunduz, Afghanistan, (Antara/Xinhua-OANA) - Sebanyak 19 petempur Taliban yang bersenjata menghentikan pertempuran dan menyerahkan senjata mereka kepada pemerintah di Provinsi Baghlan dan Kunduz Utara, Kamis.
"Satu kelompok yang terdiri atas 13 anggota Taliban di bawah Mullah Abdullah meletakkan senjata dan bergabung dengan proses perdamaian di Kabupaten Imam Sahib, Provinsi Kunduz, pagi ini," kata Amanudin Quraishi, Gubernur Imam Sahib, kepada Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis malam.
Dalam perkembangan yang persis sama, enam gerilyawan bersenjata menyerahkan diri kepada pemerintah dan menyerahkan senjata mereka kepada polisi di Kabupaten Baghlan-e-Markazi, Provinsi Baghlan Utara, Kamis pagi, kata Kepala Polisi Provinsi Aminullah Omarkhil kepada wartawan.
Sepanjang tahun ini, banyak pejabat mengatakan lebih dari 4.000 anggota Taliban telah meletakkan senjata dan bergabung dalam proses perdamaian dukungan pemerintah, klaim yang dibantah oleh Taliban sebagai tak berdasar. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Militer Myanmar lancarkan serangan udara ke gerilyawan penentang junta, telepon dan internet putus
28 September 2021 7:31 WIB, 2021
Tanggapi resolusi parlemen Irak, Menlu Prancis sebut pasukan asing masih dibutuhkan perangi ISIS
06 January 2020 10:01 WIB, 2020
Gerilyawan Syiah Yaman, Al-Houthi akui serang kapal Arab Saudi di pantai barat
26 July 2018 8:53 WIB, 2018
Ketegangan gerilyawan Palestina dan militer Israel meningkat di Jalur Gaza
30 May 2018 9:13 WIB, 2018
Gerilyawan Syiah Yaman Al-Houti luncurkan rudal ke kamp radar Saudi Arabia
20 May 2018 9:55 WIB, 2018
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018