Armenia Siap Jadi Tuan Rumah Helikopter Tempur Rusia
Jumat, 22 November 2013 14:55 WIB
Yerevan, (Antara/RIA Novosti-0ANA) - Wakil Menteri Pertahanan Armenia pada Kamis, mengatakan, negaranya akan menyediakan tambahan ruang di pangkalan udara Erebuni untuk menuanrumahi skuadron helikopter Rusia, yang dibentuk untuk memperkuat satuan udara Rusia di bekas negara Soviet itu.
Pangkalan Udara ke-3624 Rusia di bandar udara Erebuni, Yerevan, saat ini menjadi tuan rumah bagi sedikit-dikitnya 16 jet tempur MiG-29 Fulcrum, yang beroperasi di bawah perjanjian pertahanan udara, yang diputuskan di antara anggota Persemakmuran Negara Merdeka (CIS).
"Pangkalan Rusia akan diberikan ruang tambahan untuk menjadi tuan rumah bantalan helikopter, bangunan-bangunan administrasi dan fasilitas penyimpanan bahan bakar," kata Ara Nazaryan pada pertemuan pemerintah.
Nazaryan mengatakan, skuadron Rusia di pangkalan Erebuni akan terdiri dari 18 helikopter, tetapi tidak menentukan apa jenisnya.
Dia juga mengatakan skuadron itu diharapkan tiba pada akhir bulan ini.
Pangkalan udara Erebuni merupakan bagian dari pangkalan militer Rusia ke-102 yang terletak Gyumri, dekat perbatasan Armenia dengan Turki.
Pangkalan ke-102 di Gyumri telah dikerahkan sejak tahun 1995 di bawah perjanjian bilateral tahun 2010 yang diperpanjang dari 25 menjadi 49 tahun, memastikan kehadiran militer Rusia di Armenia sampai tahun 2044.
Artur Bagdasaryan, kepala Dewan Keamanan Nasional Armenia, mengatakan pada Juni bahwa pangkalan militer Rusia di Armenia akan dimodernisasi dan ditingkatkan selama beberapa tahun ke depan. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Siap Hadirkan Listrik Andal di Bulan Suci, PLN Gencarkan Pembersihan Jaringan
14 February 2026 20:43 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018