BPPD Solok Minta Masyarakat Siaga Bencana Banjir
Sabtu, 16 November 2013 10:36 WIB
Solok, Sumbar, (Antara) – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Kota Solok, Sumatera Barat Altani meminta masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bahaya banjir sehubungan tingginya curah hujan melanda daerah itu belakangan ini.
“Kita khawatir intensitas hujan yang cukup tinggi mendatangkan bahaya banjir, makanya kita minta masyarakat waspada dan siap siaga,†kata dia di Solok, Sabtu.
Dia mengatakan, bencana banjir dapat saja terjadi secara cepat dan tiba-tiba, makanya seluruh warga Kota Solok harus selalu waspada dan siaga bencana.
Selain itu warga juga diminta melakukan upaya-upaya pencegahan bahaya banjir, seperti membersihkan tumpukan sampah dari sungai, got dan selokan serta tidak membuang sampah ke tempat tersebut.
Menurut Altani, BPPD Kota Solok telah meningkatkan kesiapsiagaan bencana dengan menyiapkan 36 relawan siaga bencana, terdiri dari 20 orang Tim Reaksi Cepat (TRC) dan 20 orang relawan kebakaran.
“Relawan ini murni berasal dari masyarakat dan keberadaanya juga di tengah masyarakat, sehingga memudahkan relawan berkoordinasi dengan masyarakat saat terjadi bencana,†katanya.
Selain itu, tambah dia, BPPD Kota Solok juga intensif melakukan konsolidasi internal dan eksternal untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana di Kota Solok.
Konsolidasi internal dilakukan dengan melaksanakan rapat rutin sesama personalia BPPD, sedangkan konsolidasi internal BPPD secara berkala melaksanakan rapat koordinasi dengan unsur pemerintah, masyarakat dan TNI/Polri. (**/aur)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wako Solok tinjau dan salurkan bantuan korban kebakaran di Simpang Rumbio
05 February 2026 19:43 WIB
Wawako Solok buka pelatihan dasar CPNS Kota Solok tahun 2026 sebanyak 111 orang
05 February 2026 19:35 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018