Oposisi Suriah Sepakat Berpartisipasi Pada Perundingan Jenewa
Senin, 11 November 2013 8:58 WIB
Istanbul, (Antara/Reuters) - Oposisi Suriah yang didukung Barat setuju untuk berpartisipasi dalam pembicaraan perdamaian internasional di Jenewa, kata Koalisi Nasional Suriah dalam satu pernyataan Senin pagi.
Pernyataan, yang diterjemahkan dari bahasa Arab, menguraikan syarat yang harus dipenuhi sebelum pembicaraan, yang bertujuan untuk mengakhiri perang saudara di Suriah selama dua setengah tahun, dengan membentuk badan pemerintah transisi.
Harus ada jaminan bahwa badan-badan bantuan akan mendapatkan akses memasuki daerah-daerah yang terkepung, pembebasan narapidana politik dan setiap konferensi politik harus menghasilkan transisi politik, kata pernyataan itu.
Kemudian disusuli oleh beberapa oposisi terhadap proses Jenewa dari pejuang pemberontak, kata pernyataan itu bahwa sebuah komite telah ditugaskan untuk melanjuti pembicaraan dengan pasukan revolusi dalam dan di luar Suriah untuk menjelaskan sikapnya terhadap "Jenewa 2," saat pembicaraan-pembicaraan dikaitkan pada kalangan diplomatik .
Koalisi Nasional Suriah mencapai keputusan konsensus
setelah dua hari melakukan pembahasan.
"Yang bisa kita lakukan adalah berharap bahwa (pembicaraan Jenewa) ini akan berakhir dengan kepergian Bashar al-Assad," kata Adib Shishakly, seorang anggota koalisi. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Arab Saudi dan Qatar kecam keputusan Israel soal Dataran Tinggi Golan
16 December 2024 9:11 WIB, 2024
Ribuan warga Lebanon melarikan diri ke Suriah di tengah serbuan Israel
29 September 2024 5:52 WIB, 2024
Hokky Caraka akui stamina timnas U-20 sempat menurun saat melawan Suriah
06 March 2023 6:26 WIB, 2023
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018