Kerry: Penutupan Pemerintah Federal Rusak Citra AS
Jumat, 25 Oktober 2013 6:10 WIB
John Kerry
Washington, (Antara/Xinhua-OANA) - Menteri Luar Negeri AS John Kerry, Kamis (24/10), mengatakan penutupan sebagian kegiatan pemerintah federal telah merusak citra AS di luar negeri, dan memperingatkan politisi agar menghindari penutupan semacam itu.
"Seperti Presiden (Barack) Obama katakan, penutupan tersebut mendorong musuh kami, membuat berani pesaing kami dan itu membuat tertekan teman kami yang memandang kami bagi kepemimpinan yang teguh," kata Kerry dalam pernyataan selama taklimat di Center for American Progress, satu kelompok pemikir Washington.
Kerry mengatakan penutupan tersebut telah menunda bantuan buat Israel, menghambat penelitian ilmiah dan pelaksanaan kesepakatan perdagangan. Dan "itu juga membuat kerdil kemampuan kami untuk mendorong prinsip serta nilai yang membuat veteran kami berkorban", kata Kerry, sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi.
Kerry juga menyatakan kerusakan reputasi AS di luar negeri dapat diperbaiki, tapi politisi perlu menghindari penutupan pada masa depan.
"Apa yang kami lakukan adalah masalah Washington yang sangat mendalam bagi mereka (pemerintah asing) dan itu sebabnya mengapa luka yang ditimbulkan sendiri seperti penutupan yang baru saja kami alami tak boleh terjadi lagi," kata Kerry.
Ia menambahkan, "Menjadi demokrasi yang bertanggung-jawab mengharuskan kita tidak berjalan di ambang setiap kesempatan yang kita miliki."
Pemerintah federa ditutup selama 16 hari, tapi dibuka kembali setelah kedua majelis di Kongres menyetujui kesepakatan untuk mendanai pemerintah sampai 15 Januari dan menaikkan ambang batas utang. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ombudsman Sumbar minta tindak tegas pengelola bangunan liar di TWA Megamendung
29 June 2025 10:55 WIB
Pasca penutupan TWA Megamendung, Tim gabungan carikan solusi bagi pedagang terdampak
26 June 2025 0:54 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018