Dubes: Indonesia Perlu Bantu Sudan
Selasa, 22 Oktober 2013 13:10 WIB
Jakarta, (Antara) - Duta Besar Republik Indonesia untuk Sudan, Sujatmiko menyatakan Pemerintah Indonesia perlu memberikan bantuan kepada Negara Sudan yang beberapa bulan lalu dilanda banjir besar.
"Pemberian bantuan untuk Sudan sangat penting dilakukan untuk pencitraan, dan membina hubungan baik dengan negara tersebut," kata Dr Sujatmiko di Kantor Kementerian Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat, Jakarta, Selasa.
Dia menjelaskan, kedatangannya ke kantor Menko Kesra tersebut untuk membahas mengenai kemungkinan pemberian bantuan untuk Sudan.
"Saya memberikan usulan melalui Menko Kesra agar Pemerintah Indonesia memberikan bantuan pascabanjir bagi Sudan dengan mendirikan bangunan sekolah di negara tersebut," ucapnya.
Dia mengatakan, yang diperlukan Sudan pada saat ini adalah rehabilitasi dan rekontruksi yaitu pendirian kembali rumah dan bangunan yang rusak.
"Karena banjir sudah terjadi hampir dua bulan lalu, maka bantuan tanggap darurat seperti makanan, obat-obatan dan lain sebagainya sudah tidak begitu mendesak, karena sudah masuk pada tahap pembangunan kembali," tuturnya.
Dia juga menambahkan, bantuan obat-obatan serta makanan dan lain sebagainya sudah banyak diberikan oleh negara-negara lain, sehingga akan lebih baik jika Indonesia memberikan bantuan dalam bentuk bangunan sekolah.
"Tentu saja bangunan sekolah akan selalu abadi dan dapat dikenang oleh seluruh korban banjir," tukasnya.
Sementara itu, Deputi I Menko Kesra bidang Koordinasi Lingkungan Hidup dan Kerawanan Sosial Willem Rampangilei mengatakan atas usulan dari duta besar tersebut, Menko Kesra Agung Laksono berjanji akan melaporkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Selain itu, Agung akan berkoordinasi dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Syamsul Maarif.
"Pada dasarnya Menko Kesra menyambut baik dan akan menindaklanjuti usulan dari duta besar," katanya.
Sementara itu, sekitar awal bulan Agustus lalu, wilayah Utara Ibukota Sudan, Khartoun dilanda banjir besar akibat hujan deras yang disertai petir.
Banjir besar tersebut dilaporkan telah menewaskan puluhan orang dan mengakibatkan hancurnya ribuan rumah di wilayah itu. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kantor Pertanahan Pasaman laksanakan persiapan pemotretan foto tegak PUNA untuk dukung PTSL 2026
12 February 2026 10:38 WIB
Sebanyak 100 UMKM Terdampak Bencana di Pariaman Terima Bantuan BI--Kementerian
10 February 2026 15:34 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018