Menlu: AS-Prancis akan Bahas Sengketa Mata-mata
Selasa, 22 Oktober 2013 6:55 WIB
Paris, (Antara/AFP) - Amerika Serikat akan membahas program spionase globalnya dengan Prancis, kata Menteri Luar Negeri John Kerry Senin, setelah Paris bereaksi marah dan menuduh Washington telah memata-matai jutaan komunikasi telepon.
"Kami akan melakukan konsultasi bilateral yang sedang berlangsung termasuk dengan mitra kami Prancis yang menjawab pertanyaan ini," kata Kerry, menyebut Prancis sebagai "salah satu dari sekutu terlama kami".
Berbicara di Paris setelah bertemu dengan para pejabat Liga Arab, Kerry menolak untuk mengomentari tuduhan spesifik yang melibatkan Prancis.
Tetapi ia mencatat bahwa Washington sedang meninjau pengumpulan operasi intelijen berkaitan dengan protes-protes dari pemerintah sekutu atas tuduhan mata-mata.
"Melindungi keamanan warga negara kita di dunia saat ini adalah sangat rumit, tugas yang sangat menantang ... karena ada banyak orang di luar yang berusaha untuk merugikan orang lain," kata Kerry.
"Banyak negara yang terlibat dalam kegiatan berusaha untuk melindungi warga mereka di dunia," katanya.
"Tujuan kami selalu adalah untuk mencoba menemukan keseimbangan yang tepat antara melindungi privasi dan keamanan warga negara kita." (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018