PBB, New York, (Antara/Xinhua-OANA) - Angka penularan baru HIV turun sebanyak sepertiga selama dasawarsa terakhir akibat peningkatan pengeluaran dan perawatan yang efektif, kata badan PBB yang menangani tanggap HIV/AIDS global, Senin (23/9). Program Gabungan mengenai HIV/AIDS (UNAIDS) memperkirakan 2,3 juta orang dewasa dan anak-anak baru terinfeksi HIV pada 2012, atas berkurang 33 persen kasus baru tahunan dibandingkan dengan 2001. Pada masa yang sama, penularan baru HIV di kalangan anak-anak berkurang 52 persen jadi 260.000 pada 2012. Laporan itu memperlihatkan "percepatan dramatis ke arah tercapainya sasaran global 2015 mengenai HIV", kata badan PBB tersebut di dalam satu siaran pers. Sasaran Pembangunan Milenium (MDG) menyerukan penghentian pada 2015 dan awal perubahan penyebaran HIV/AIDS, dan akses universal ke perawatan bagi HIV/IADS buat semua orang yang memerlukannya. "Bukan hanya kita bisa mencapai sasaran 2015, perawatan HIV untuk 15 juta orang, tapi kita juga harus bergerak lebih dari itu dan memiliki visi serta komitmen untuk memastikan tak seorang pun tertinggal," kata Michel Sidibe, Direktur Pelaksana UNAIDS, sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa siang. Laporan tersebut juga mendapati akses lebih besar ke perawatan anti-retrovirus menghasilkan penurunan 30 persen kematian yang berkaitan dengan AIDS dari puncaknya pada 2005. Sampai akhir 2012, sebanyak 9,7 juta orang di negara yang berpenghasilan rendah dan menengah telah memperoleh akses ke pengobatan anti-retrovirus, naik hampir 20 persen dalam waktu cuma satu tahun. Menurut laporan itu, hasil penting juga telah dicapai ke arah terpenuhinya kebutuhan pasien tuberculosis yang hidup dengan HIV, turun 36 persen sejak 2004. Sementara itu, pengeluaran dalam negeri untuk HIV telah meningkat, 53 persen dari sumber HIV global pada 2012, bahkan saat dana dari negara donor tak berubah pada tingkatnya tahun 2008. (*/sun)