Populasi Sapi di Agam Berkurang 2,92 Persen
Sabtu, 21 September 2013 20:36 WIB
Sapi potong (ilustrasi)
Lubukbasung, Sumbar, (Antara) - Populasi ternak jenis sapi dan kerbau di Kabupaten Agam, Sumatera Barat berkurang sebanyak 1.281 ekor dari 43.888 ekor pada 2011 menjadi 42.607 pada 2013.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Agam, Arius Jonnaidi di Lubukbasung, Sabtu, mengatakan berkurangnya populasi ternak ini mencapai 2,92 persen.
"Ini berdasarkan data pada Pendataan Sapi Potong, Sapi Perah dan Kerbau (PSPK) 2013 yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia," kata Arius Jonnaidi.
Menurut dia, penurunan ini disebabkan ternak peliharaan petani banyak yang dijual untuk dipotong dalam rangka memenuhi kebutuhan konsumsi serta alasan lainnya.
Penyebab lainnya adalah banyaknya sapi betina produktif yang dijadikan sapi potong, sehingga sapi tidak berkembang biak.
Berdasarkan hasil sensus pertanian 2013, kecamatan yang memiliki sapi dan kerbau paling banyak adalah Kecamatan Lubukbasung sebanyak 11.425 ekor, Kecamatan Tanjung Mutiara sebanyak 6.461 ekor, Kecamatan Palembayan sebanyak 4.435 ekor.
Lalu, Kecamatan Ampek Nagari sebanyak 3.818 ekor, Kecamatan Matur sebanyak 2.621 ekor, Kecamatan Baso sebanyak 2.143 ekor, Kecamatan Ampek Angkek sebanyak 1.887 ekor, Kecamatan Tilatang Kamang sebanyak 1.874 ekor.
Kecamatan Canduang sebanyak 1.868 ekor, Kecamatan Ampek Koto sebanyak 1.368 ekor, Kecamatan Tanjung Raya sebanyak 1.180 ekor, Kecamatan Kamang Magek sebanyak 882 ekor, Kecamatan Palupuh sebanyak 821 ekor.
Kemudian Kecamatan Malalak sebanyak 787 ekor, Kecamatan Sungai Pua sebanyak 727 ekor dan Kecamatan Banuhampu sebanyak 382 ekor.
Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri, mengatakan Pemkab Agam akan berusaha untuk meningkatkan populasi sapi dan kerbau ini dengan cara menyediakan bibit unggul, memberikan insentif bagi sapi yang sedang bunting dan lainnya.
"Ini dalam rangka mencapai swasempeda daging di Indonesia, sehingga kita tidak perlu lagi mengimpor daging dari negara lain," katanya. (**/ari)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Warga di lokasi bencana Agam antusias beli daging sapi jelang Bulan Puasa
16 February 2026 14:03 WIB
Sapi di Mentawai banyak mati, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman tindaklanjuti ke Dirjen PKH
22 September 2025 19:37 WIB
Padang Pariaman miliki Kampung Limousin guna kembangkan sapi unggulan bernilai ekonomi
19 September 2025 18:39 WIB