Padang, (Antara) - PT Pos Indonesia (Persero) Sumatera Barat telah menyalurkan 81,57 persen Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) di provinsi itu terhadap Rumah Tangga Sasaran (RTS) yang masuk data penerima. Kepala Area II Ritel dan Properti PT Pos Indonesia, Suhatman di Padang, Kamis mengatakan, hingga minggu ketiga penyaluran dilakukan BLSM dilakukan pihak PT Pos Indonesia di provinsi ini, penyalurannya BLSM tahap dua yang dimulai 2 September 2013, telah mencapai 81,57 persen untuk masyarakat yang berhak menerimannya, atau pemegang Kartu Perlindungan Sosial (KPS). "Capain penyaluran BLSM tahap dua di provinsi ini cukup baik, dan target penyelesaian pada akhir September 2013, diyakini akan dapat tercapai, dimana semua RTS yang berhak menerima di 19 kabupaten dan kota telah mendapatkan bantuan tersebut," kata Suhatman. Dia menambahkan, rumah tangga sasaran yang belum ataupun sudah menerima BLSM tersebut hampir merata di kabupaten dan kota yang ada di provinsi ini. Berdasarkan data PT Pos Indonesia tersebut, untuk Sumbar dengan capaian penyaluran BLSM 81,57 persen tersebut, total pemegang KPS yang telah menerima mencapai 217.759 RTS, dari 266.960 RTS yang masuk dalam data penerima BLSM tahap dua. Sesuai deta tersebut, total anggaran yang telah disalurkan mencapai Rp65.327.700.000, dari dana yang disiapkan Rp80.088.000.000, dimana sisa anggaran yang harus disalurkan pihak Pos didaerah itu sebanyak Rp14.760.300.000, untuk 49.201 RTS. "Sisanya 49.201 RTS lagi yang harus disalurkan, dan kita yakin target penyelesaian penyaluran pada akhir bulan ini akan tercapai sebeb petugas di lapangan terus melakukan penyaluran tersebut, demikian juga di daerah kepulauan, seperti Kabupaten Kepulauan Mentawai," jelasnya. Dari data pihak Pos didaerah itu, penyaluran BLSM tahap dua, beberapa derah hampir selesai penyalurannya, seperti di Kota Payakumbuh, yang telah mencapai 98,52 persen, atau hanya menyisakan 93 RTS dari total alokasi bagi 6.265 RTS. Demikian juga dengan Kota Padangpanjang yang penyalurannya telah 97,41, Kota Pariaman 97,64 persen, Kota Sawahlunto 94,01 persen, Kota Solok 95,83 persen, dan Kabupaten Agam 97,97 persen. Semantara itu, Kabupaten Kepulauan Mentawai, hingga saat realisasinya baru 1,99 persen, dari jumlah pemegang KPS 10.294 RTS, yang baru disalurkan sebannyak 205 RTS. "Untuk kabupaten kepulauan tersebut memang terkesan sedikit lambat dalam penyalurannya, kerena terkendala banyaknya masyarakat yang tersebar di pulauu-pualau, penyalurannyapun kita juga menurunkan tim yang langsung mendatangi masyarakat," jelasnya. Sehubungan dengan itu, berdasarkan catatan pihak terkait jumlah pemegang KPS tersebut di provinsi itu untuk tahap satu mencapai 275.431 Rumah Tangga Sasaran (RTS), sementara pada tahap dua berkurang menjadi 266.960 RTS. (*/sun)