Menkeu RI-Australia Bahas Masalah Ekonomi
Kamis, 19 September 2013 16:49 WIB
Nusa dua, Bali, (Antara) - Menteri Keuangan RI Chatib Basri bertemu dengan mitranya dari Australia Joe Hockey di Nusa Dua, Bali, Kamis, di sela pertemuan menteri keuangan APEC dan membahas masalah ekonomi yang dihadapi masing-masing negara.
Siaran pers panitia pertemuan tersebut menyebutkan, dengan makin meningkatnya hubungan kedua negara, sangatlah penting bagi kedua negara untuk sering membicarakan masalah ekonomi, termasuk prospek ekonomi internasional, hubungan ekononomi bilateral, dan menetapkan kebijakan yang sesuai guna menjawab tantangan saat ini.
Kedua menteri itu mendiskusikan perkembangan ekonomi makro global, yang meski mencatat adanya sinyal ekonomi positif dari Jepang dan AS, masih menghadapi kesulitan dan kondisi perekonomian global yang berpotensi "volatile".
Dialog dan koordinasi mengenai kebijakan yang produktif merupakan dasar untuk menjamin pemulihan ekonomi global lebih jauh menuju pertumbuhan yang lebih seimbang dan makin kuat.
Menurut siaran pers itu, kedua menteri menyambut baik melihat fokus yang meningkat di APEC soal pembiayaan infrastruktur. Indonesia dengan bantuan Australia mengajukan kemungkinan pembentukan pusat Experts Advisory Panel on Public-Private Partnership (PPPs) dan PPP.
Disebutkan bahwa Menkeu Australia mencatat pertemuan ekonomi bilateral pertamanya itu merupakan kali pertama bagi pemerintah koalisi baru di Australia, yang menunjukkan pentingnya hubungan ekonomi dan diplomatik antara Indonesia dan Australia.
Indonesia menjadi tuan rumah Pertemuan Para Menkeu APEC pada tanggal 17--20 September 2013, di Nusa Dua, Bali, yang dihadiri oleh 21 Menkeu anggota APEC, berbagai organisasi dan lembaga keuangan internasional, dan perwakilan forum pebisnis APEC. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kementerian Kebudayaan RI dukung rangkaian kegiatan 100 Tahun Jam Gadang Bukittinggi
11 February 2026 15:16 WIB
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman : GPM harus berpihak pada masyarakat korban bencana
05 February 2026 17:23 WIB
Tempo Doeloe - Moh Yamin dan Luat Siregar tentang Keanggotaan Indonesia dalam PBB
04 February 2026 21:25 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018