Peretas Curi Data Dua Juta Pelanggan Vodafone Jerman
Kamis, 12 September 2013 17:58 WIB
Berlin, (Antara/Xinhua-OANA) - Vodafone Jerman, Kamis, menyatakan salah satu servernya diretas dan data dua juta nasabahnya dicuri.
Pelakunya memperoleh akses ke nama, alamat, tanggal lahir, gender dan nomor rekening bank nasabah, kata opeator telepon genggam yang berpusat di Dusseldorf di dalam satu pernyataan.
Namun ia menambahkan peretas itu tak bisa memperoleh koneksi data, nomor telepon genggam, nomor PIN, kata kunci, atau informasi kartu kredit nasabah.
Hanya nasabah di Jerman yang terpengaruh, dan mereka sudah diberitahu, kata perusahaan tersebut.
Vodafone menyatakan nyaris tak mungkin bagi pelaku untuk "menggunakan data curian untuk memperoleh akses langsung ke rekening bank nasalah yang terpengaruh", demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis petang. Namun ia memperingatkan bahwa serangan pencurian lain seperti surel palsu yang berusaha memperoleh kata kunci dan informasi kartu kredit mungkin terjadi.
Serangan tersebut diketahui dan segera dihentikan, dan dilaporkan ke penyelia Jerman serta lembaga kehakiman, kata Vodafone. Perusahaan itu menduga serangan tersebut dilancarkan oleh seseorang yang "memiliki pengetahuan dalam dan energi kejahatan yang tinggi".
Seorang tersangka telah diidentifikasi oleh para penyelidik, kata Voadafone, tanpa memberi keterangan lebih terperinci. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018