Kerry Tiba di Eropa Cari Dukungan Soal Suriah
Sabtu, 7 September 2013 19:16 WIB
Vilnius, (Antara/AFP) - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry terbang ke Ibu Kota Lituania, Vilnius, Jumat malam, untuk melakukan pembicaraan dengan para menteri Uni Eropa guna mencari dukungan untuk penyerangan ke Suriah.
Dalam lawatan ke 14 sejak menjabat sebagai diplomat tertinggi AS selama tujuh bulan, Kerry juga akan melanjutkan perjalanan ke Paris dan London untuk bertemu dengan para pemimpin negara Arab termasuk Presiden Palestina Mahmud Abbas.
Selain pembicaraan dengan pimpinan Lituania pada Sabtu, Kerry juga dijadwalkan mengadakan pembicaraan tak rersmi dengan para Menlu UE, kata perempuan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Lithuania Jen Psaki.
Mereka direncanakan membicarakan masalah "Timur Tengah, termasuk Suriah, Mesir dan masalah yang tengah berjalan tentang perundingan Palestina-Israel", kata Psaki.
Kerry mengatakan tujuannya di Vilnius adalah "untuk meletakkan dasar-bukti yang kami kumpulkan dan mencari dukungan yang lebih luas mengenai tanggapan militer terbatas guna mencegah sejim Assad menggunakan serangan dengan senjata kimia lagi".
Pada Sabtu, Kerry juga dijadwalkan menuju ke Paris untuk menemui pejabat Prancis.
Meskipun Parlemen Inggris memberikan suara untuk menentang segala bentuk aksi militer, pemerintah Prancis masih bimbang mengenai sanksi militer yang akan diterapkan AS terhadap Suriah.
Presiden AS Barack Obama menyerukan aksi tersebut setelah ada dugaan serangan senjata kimia bulan lalu di Damaskus yang telah menewaskan 1.400 korban.
Kerry yang pernah menjabat sebagai letnal AL di Vietnam dan sangat gigih menyerukan antiperang, sedang berusaha menjelaskan bagaimana ia sekarang bisa memimpin delegasi AS mengenai serangan ke Suriah.
"Jawabannya adalah, saya kembalikan kepada hati nurani saya tahun 1971 dan saya berbicara dengan hati nurani saya tahun 2014," tulisnya pada Huffington Post.
"Jangan lagi ada kesalahan: bila ada lagi Vietnam, Irak di atas meja di ruangan ini, saya tidak akan duduk sebagai saksi di depan kongres."
"Saya menghasilkan dua tahun dalam hidup saya bekerja untuk menghentikan perang di Vietnam dan menambah musuh juga kehilangan teman-teman karena keputusan untuk menyuarakan pendapat saya," tulisnya.
"Maka saya tidak akan mencapai pendapat mengenai pemakaian kekuatan militer di manapun tanpa refleksi yang nyata. Saya melakukannya dengan alasan yang berdasarkan fakta."
Pada Ahad, di Paris, Kerry juga direncanakan bertemu dengan pemimpin Liga Arab untuk mendapat data terbaru tentang situasi Suriah dan perkembangan proses perundingan damai Palestia-Israel. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Cuaca mendukung, jenazah korban kedua Pesawat ATR 42-500 tiba di Posko DVI
21 January 2026 10:55 WIB
Tiba di lokasi bencana Palembayan Agam, Semen Padang peduli dirikan tenda dan turunkan tim pencarian
02 December 2025 15:26 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018