Havana, (Antara/AFP) - Kelompok pemberontak FARC memulai lagi perundingan perdamaian dengan pemerintah Kolombia di Havana, Senin, setelah penghentian singkat sebagai reaksi atas usulan bahwa setiap kesepakatan harus memperoleh dukungan rakyat melalui referendum nasional. Kelompok gerilya terbesar Kolombia itu mengecam usulan referendum yang diajukan Presiden Juan Manuel Santos namun memutuskan memulai lagi pembicaraan. (*/sun)