Putin, Cameron Bahas Suriah Melalui Telepon
Selasa, 27 Agustus 2013 7:10 WIB
Vladimir Putin
Moscow, (Antara/AFP) - Presiden Rusia Vladimir Putin dan
Perdana Menteri Inggris David Cameron, Senin, membahas laporan penggunaan senjata kimia di Suriah melalui telepon, kata kantor berita Rusia.
Percakapan itu "difokuskan terutama pada situasi di Suriah terkait laporan media tentang kemungkinan penggunaan senjata kimia di dekat Damascus, "kata kantor Ria Novosti- mengutip Kremlin.
Negara-negara Barat telah menaikkan retorika sejak muncul laporan bahwa senjata kimia digunakan di Suriah pekan lalu dan Inggris telah mengatakan ada bukti yang menunjukkan rezim yang bertanggung jawab atas serangan itu.
Cameron sudah berbicara dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama selama akhir pekan untuk merumuskan reaksi terhadap eskalasi dalam konflik Suriah yang sudah berlangsung 29 bulan itu.
Menteri Luar Negeri William Hague mengatakan reaksi internasional itu mungkin tanpa dukungan resmi dari PBB.
Rusia, juga pemegang hak veto Dewan Keamanan PBB, berulang kali memperingatkan Washington dan sekutunya terhadap aksi militer di Suriah.
Presiden Suriah Bashar al-Assad telah membantah menggunakan senjata kimia dan memperingatkan Senin bahwa setiap serangan Barat terhadap rezimnya akan ditakdirkan untuk gagal.
Moskow, yang telah mendukung dia selama krisis, mendesak Washington untuk tidak mendahului hasil pemeriksaan PBB dan memperingatkan bahwa setiap tindakan militer akan menjadi "kesalahan tragis". (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tren positif Aston Villa terhenti seusai ditahan imbang Sheffield 1-1
23 December 2023 8:12 WIB, 2023
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018