Pasukan Keamanan Mesir Bunuh Wartawan Setelah Jam Malam
Selasa, 20 Agustus 2013 7:47 WIB
Kairo, (Antara/Reuters) - Pasukan keamanan Mesir membunuh kepala biro provinsi surat kabar pemerintah Al-Ahram Senin setelah menembaki mobilnya yang mereka pikir berusaha melarikan diri dari pos pemeriksaan jam malam yang dilakukan dari petang hingga fajar, kata sumber keamanan.
Dalam apa yang tampaknya satu penembakan disengaja karena jurnalis dibebaskan dari jam malam, Tamer Abdel Raouf, kepala biro Al-Ahram di Provinsi Buhayra Mesir, ditembak mati saat seorang wartawan dari surat kabar negara bagian lain, Al Gomhuriya, terluka, menurut sumber.
Mereka telah membuat gerakan memutar untuk menghindari pos pemeriksaan di kota Delta Damanhour, dan pasukan keamanan yang mengkhawatirkan kejadian itu kemudian melepaskan tembakan, kata sumber itu menambahkan.
Pemerintah Mesir memerintahkan jam malam, yang diatur untuk berlaku selama sebulan, setelah pasukan keamanan pada Rabu membubarkan dua kamp protes yang menuntut kembalinya Presiden terguling Mohamed Moursi ke tampuk kekuasaan.
Hampir 900 orang, termasuk lebih dari 100 tentara dan polisi, telah tewas sejak itu. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Transformasi digital layanan pertanahan diiringi penguatan aspek keamanan dan kepastian hukum
07 April 2026 20:09 WIB
Jaga keamanan perjalanan, KAI Divre II Sumbar imbau penumpang tidak kenakan perhiasan mencolok
15 March 2026 19:35 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018