Edwin: Cita-cita Pendiri Bangsa Belum Terwujud Merata
Minggu, 18 Agustus 2013 20:10 WIB
Ponorogo, (Antara) - Politisi senior Edwin Henawan Soekawati mengingatkan bahwa cita-cita pendiri bangsa Indonesia untuk mewujudkan rakyat Indonesia yang adil dan sejahtera belum terwujud secara merata.
"Setelah 68 tahun kemerdekaan Indonesia, baru sedikit rakyat Indonesia yang hidup dengan sejahtera, adil, dan makmur," kata Edwin Henawan Sukowati melalui siaran persnya, Minggu.
Edwin Henawan mengatakan hal tersebut ketika menyampaika pidato pada Deklarasi Gerakan Pemulihan Indonesia (GPI) yang dihadiri sejumlah tokoh aktivis.
Menurut dia, di usia ke-68 saat ini, hendaknya kehidupan yang sejahtera, adil, dan makur sudah dirasakan oleh sebagian besar bangsa Indonesia.
Dia mempertanyakan dimana posisi sebagian besar rakyat Indonesia?
Karena masih banyak rakyat Indonesia yang masih hidup miskin, maka cita-cita pendiri bangsa Indonesia untuk mewujudkan rakyat Indonesia yang adil dan sejahtera, belum terwujud secara merata.
"Padahal cita-cita pendiri bangsa Indonesia yang tertuang pada pembukaan UUD 1945, merupakan puncak dari perjuangan bangsa Indonesia selama raturan tahun," katanya.
Pada acara deklarasi GPI tersebut, para tokoh aktivis yang hadir sepakat bahwa GPI bukan hanya organisasi slogan, tapi akan bekerja untuk kepentingan rakyat Indonesia.
"GPI bukan hanya ada di meja diskusi, tapi dalam waktu dekat akan membuat gerakan nyata di masyarakat," kata salah seorang deklarator GPI, Suryokoco.
Kemudian, putra almarhum Bung Tomo, Bambang Sulistomo, pada orasinya menyatakan, ada perbedaan menyolok antara pejuang zaman dulu dengan pejuang zaman sekarang.
Kalau dulu, kata dia, pejuang tidak memikirkan imbalan apapun, tidak memikirkan mendapatkan jabatan atau kedudukan apapun demi mencapai kemerdekaan, tapi saat ini adalah kebalikannya.
"Sebenarnya nilai-nilai dasar perjuangan adalah kejujuran dalam mengorbankan kepentingan pribadi dan golongan untuk kepentingan bangsa yang lebih luas," katanya. (*/wij)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komitmen berkelanjutan, PT Semen Padang dukung pencegahan stunting di tiga kecamatan
25 January 2026 13:08 WIB
Gotong Royong di Puncak Labuang: Peladang dan PT Semen Padang ubah jalan tanah jadi beton
05 November 2025 11:14 WIB
Upacara peringatan HANTARU 2025, Menteri Nusron realisasikan asta cita dengan menjaga tanah dan menata ruang
24 September 2025 16:08 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018