Pemerintah Myanmar-Kelompok Mahasiswa Pemberontak Capai Kesepakatan
Minggu, 11 Agustus 2013 13:58 WIB
Yangon, (Antara/Xinhua-0ANA) - Komite kerja pembuat perdamaian pusat Myanmar pada Sabtu mengadakan perundingan perdamaian dengan kelompok mahasiswa pemberontak, All Burma Student Democratic Front (ABSDF) di tingkat pusat di Yangon Peace Center, dan menyetujui sekitar 13 pasal.
Pembicaraan itu diadakan menyusul pembicaraan tingkat negara Senin lalu.
Mewakili pihak pemerintah dalam perundingan adalah Wakil Ketua Komite Kerja Pembuat Perdamaian U Aung Min, sedangkan dari pihak ABSDF adalah ketuanya Yebaw Thanke.
Perjanjian tersebut mencakup kelanjutan dari dialog politik untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata, pembentukan komite pemantau independen untuk gencatan senjata, pembukaan kantor penghubung di Kalay (daerah perbatasan Myanmar-India), Phayathonezu (daerah perbatasan Myanmar-Thailand), Muse (daerah perbatasan Myanmar-China ) dan Loikaw (daerah perbatasan Myanmar-Thailand), serta menetapkan tanggal bagi penyelenggaraan tingkat dialog politik pada November mendatang tahun ini.
ABSDF telah beroperasi di perbatasan Myanmar-Thailand setelah pemerintah militer sebelumnya mengambil alih pada akhir tahun 1988.
Berdasarkan penawaran perdamaian Presiden U Thein Sein kepada kelompok-kelompok bersenjata internal pada Agustus 2011, pembuatan perdamaian telah dilakukan dalam tiga tahap sejak saat itu. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Prediksi susunan pemain timnas U22 Indonesia melawan Myanmar U22, ada perubahan gaya main
12 December 2025 13:27 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018