1 Anak Tewas, 24 Cedera Akibat Ledakan Di Karachi, Pakistan
Rabu, 7 Agustus 2013 13:05 WIB
Islamabad, (Antara/Xinhua-OANA) - Sedikitnya 11 anak tewas dan 24 lagi cedera ketika satu ledakan terjadi di lapangan sepak bola di Kota Karachi, Pakistan Selatan, Rabu dini hari, demikian laporan stasiun TV berbahasa Urdu, Geo.
Menurut laporan media setempat, ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 02.40 waktu setempat, ketika satu bom yang ditaruh di sepeda motor meledak di lapangan sepak bola di Daerah Lyari di bagian selatan kota itu.
banyak orang akan meninggalkan lapangan tersebut setelah satu pertandingan sepak bola antara dua tim sepak bola anak setempat ketika ledakan terjadi, kata media setempat.
Kebanyakan korban yang tewas dan cedera adalah anak kecil yang berusia antara 12 dan 14 tahun, kata laporan tersebut sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu pagi.
Javed Nagori, anggota Majelis Provinsi Sindh --yang juga adalah tamu kehormatan dalam pertandingan tersebut, juga cedera dalam ledakan itu.
Polisi dan tim pertolongan tiba di lokasi tak lama setelah ledakan dilaporkan.
Semua mayat dan orang yang cedera telah dibawa ke rumah sakit yang berdekatan.
Beberapa sumber mengatakan sebagian korban cedera berada dalam kondisi kritis.
Personel regu penjinak bom menyatakan sebanyak lima kilogram peledak digunakan pada bom tersebut --yang diledakkan melalui alat kendali jarak jauh.
Tak ada kelompok yang mengaku bertanggung-jawab atas ledakan itu.
Rabu adalah satu hari menjelang akhir Bulan Suci Ramadhan di Pakistan, saat warga setempat biasanya melek sampai larut malam bahkan sampai dini hari. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polres-Pemkab Pasaman Barat tingkatkan penyuluhan cegah kekerasan perempuan dan anak
11 February 2026 19:49 WIB
Mahasiswa KKN Kebencanaan Unand edukasi sikat gigi dan cuci tangan pada anak TK Koto Tuo
04 February 2026 10:31 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018