Jadi binaan Universitas Muhammadiyah, Kampung Sarugo kian dikenal
Kamis, 1 September 2022 13:40 WIB
Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota bersama UM Sumbar dalam kegiatan milad ketiga Kampung Sarugo di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat. UM Sumbar berperan aktif dalam mengenalkan daerah wisata ini sejak awal hingga kini. (ANTARA/Alfatah)
Bukittinggi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat bersama Universitas Muhammadiyah (UM) Sumbar merayakan milad ketiga desa wisata terkenal di daerah itu, Kampung Sarugo, dengan rangkaian kegiatan selama beberapa hari.
Wakil Rektor III UM Sumbar, Mochammad Abdi mengatakan, milad ini mesti menjadi momentum bagi Pemkab setempat untuk terus mengembangkan Sarugo.
Kampung Sarugo yang terletak di Jorong Sungai Dadok, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota, merayakan hari jadinya sebagai Desa Wisata dengan konsep Rumah Gadang Maimbau Pulang.
"Raihan yang dicapai Sarugo harusnya menjadi cemeti bagi pemerintahan dan masyarakat dalam mengembangkan kawasan ini ke depan," katanya.
Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada insan media yang ikut menggencarkan promosi Kampung Sarugo sejak awal hingga kini dikenal banyak orang.
"Terimakasih kepada rekan media cetak, online dan televisi yang tiga tahun ini selalu bergandengan tangan dengan kampus UM Sumbar membesarkan Kampung Sarugo," katanya.
Ia mengatakan Kampung Adat Sarugo dikembangkan UM Sumbar sejak 2019 berawal dari mahasiswa KKN yang kemudian menjadikan daerah itu sebagai tempat kawasan binaan.
Kampung Sarugo kemudian melesat menjadi daerah tujuan wisata dan meraih Juara II pada ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) 2022.
Lalu menjadi Juara III pada ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) API 2021 dan Juara I Apresiasi Pokdarwis Tingkat Propinsi Sumatera Barat.
Pada tahun pertama hadirnya, Kampung Sarugo ditetapkan sebagai Smart Branding Kabupaten Limapuluh Kota.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Desri mengucapkan selamat kepada Kampung Sarugo yang telah melewatkan Milad ketiga yang direncanakan terus dibenahi melalui anggaran daerah.
"Kampung ini sudah terkenal dimana-mana, tapi kita perlu melakukan pembenahan untuk kemajuan kita bersama, mari kita saling bahu-membahu untuk ke depannya, tahun depan Pemkab akan mengucurkan APBD dalam mengembangkan kampung adat ini," kata dia.
Secara khusus, Desri mengapresiasi peran UM Sumbar dalam mengembangkan Sarugo hingga meraih banyak penghargaan.
"Atas nama Pemkab 50 Kota, kita ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada UM Sumbar atas pengabdiannya, jangan pernah bosan mendampingi Sarugo," kata Desri.
Hal senada, juga diungkap Anggota DPRD Kabupaten 50 Kota Kairul Apit, dia juga mengapresiasi peran UM Sumbar dan mengungkapkan ke depan juga akan memaksimalkan pemanfaatan dana pokir nya untuk pengembangan Kampung Sarugo.
Wakil Rektor III UM Sumbar, Mochammad Abdi mengatakan, milad ini mesti menjadi momentum bagi Pemkab setempat untuk terus mengembangkan Sarugo.
Kampung Sarugo yang terletak di Jorong Sungai Dadok, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota, merayakan hari jadinya sebagai Desa Wisata dengan konsep Rumah Gadang Maimbau Pulang.
"Raihan yang dicapai Sarugo harusnya menjadi cemeti bagi pemerintahan dan masyarakat dalam mengembangkan kawasan ini ke depan," katanya.
Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada insan media yang ikut menggencarkan promosi Kampung Sarugo sejak awal hingga kini dikenal banyak orang.
"Terimakasih kepada rekan media cetak, online dan televisi yang tiga tahun ini selalu bergandengan tangan dengan kampus UM Sumbar membesarkan Kampung Sarugo," katanya.
Ia mengatakan Kampung Adat Sarugo dikembangkan UM Sumbar sejak 2019 berawal dari mahasiswa KKN yang kemudian menjadikan daerah itu sebagai tempat kawasan binaan.
Kampung Sarugo kemudian melesat menjadi daerah tujuan wisata dan meraih Juara II pada ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) 2022.
Lalu menjadi Juara III pada ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) API 2021 dan Juara I Apresiasi Pokdarwis Tingkat Propinsi Sumatera Barat.
Pada tahun pertama hadirnya, Kampung Sarugo ditetapkan sebagai Smart Branding Kabupaten Limapuluh Kota.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Desri mengucapkan selamat kepada Kampung Sarugo yang telah melewatkan Milad ketiga yang direncanakan terus dibenahi melalui anggaran daerah.
"Kampung ini sudah terkenal dimana-mana, tapi kita perlu melakukan pembenahan untuk kemajuan kita bersama, mari kita saling bahu-membahu untuk ke depannya, tahun depan Pemkab akan mengucurkan APBD dalam mengembangkan kampung adat ini," kata dia.
Secara khusus, Desri mengapresiasi peran UM Sumbar dalam mengembangkan Sarugo hingga meraih banyak penghargaan.
"Atas nama Pemkab 50 Kota, kita ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada UM Sumbar atas pengabdiannya, jangan pernah bosan mendampingi Sarugo," kata Desri.
Hal senada, juga diungkap Anggota DPRD Kabupaten 50 Kota Kairul Apit, dia juga mengapresiasi peran UM Sumbar dan mengungkapkan ke depan juga akan memaksimalkan pemanfaatan dana pokir nya untuk pengembangan Kampung Sarugo.
Pewarta : Al Fatah
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Raih juara 2 API 2020, Bupati Limapuluh Kota ingin Kampung Sarugo jadi destinasi wisata unggulan
02 June 2021 12:16 WIB, 2021
Terlepas dari hasil, Disparpora Limapuluh Kota apresiasi semangat menangkan Kampung Sarugo
07 January 2021 17:25 WIB, 2021
Let's visit the beauty of the traditional tourism village "Sarugo" with safe COVID procedures
02 September 2020 12:02 WIB, 2020
Ingin tahu keindahan kampung wisata adat Sarugo, ayo berkunjung dengan prosedur aman COVID
01 September 2020 23:28 WIB, 2020