Sopir Palembang-Pagar Alam Keluhkan Truk Batubara
Sabtu, 13 Juli 2013 12:17 WIB
Pagar Alam, Sumsel, (Antara) - Sopir angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) rute Palembang-Pagar Alam mengeluhkan kembali beroperasinya truk batubara melintasi jalan lintas tengah Sumatera yang menyebabkan kepadatan lalu lintas di daerah itu.
Sejak beroperasi kembali truk batubara kemacetan lalu lintas kerap terjadi di sepanjang jalan di Kabupaten Lahat sampai ke Palembang, kata salah satu sopir AKDP, Kuswan, di Pagar Alam, Sabtu.
Menurut dia, truk batubara kembali meramaikan jalan lintas tengah Sumatera sejak sebelum Ramadhan.
Setiap sore puluhan truk konvoi menuju ke Palembang.
Ia mengatakan, semakin sore biasanya semakin banyak truk yang berjalan secara beriringan.
Bukan hanya truk yang menyebabkan kemacetan tetapi aktivitas puluhan pemuda yang menghadang kendaraan itu juga kerap menganggu lalu lintas.
Hal senada diungkapkan Dewi (36) warga Palembang, ketika larangan operasi truk batubara masih berlaku waktu tempuh Pagar Alam-Palembang hanya sekitar tujuh jam.
Namun, kini paling tidak delapan jam mesti dilalui untuk tiba ke Palembang, katanya.
Dia menambahkan, sangat mendukung kebijakan gubernur setempat yang melarang beroperasinya truk batubara di jalan umum.
Bukan hanya sering menyebabkan kemacetan tetapi berperan juga dalam mempercepat kerusakan jalan karena itu sangat berharap pemerintah setempat memberlakukan kembali kebijakan larangan melintasi jalan umum bagi truk batubara. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menteri Nusron harap NIB dan NOP di Sumsel segera integrasi, bisa tingkatkan pendapatan daerah tanpa menaikkan pajak
10 October 2025 13:26 WIB
Tidak mau lewat calo, urus administrasi pertanahan secara mandiri ternyata lebih murah
09 October 2025 14:28 WIB
Kontingen Kementerian ATR/BPN siap bertanding di 7 cabang olahraga PORNAS XVII KORPRI 2025
01 October 2025 16:11 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018