Obama Peringatkan China Soal Laut China Selatan
Jumat, 12 Juli 2013 13:05 WIB
Washington, (Antara/AFP) - Presiden Amerika Serikat Barack Obama memperingatkan China untuk tidak menggunakan cara kekerasan atau intimidasi dalam persoalan sengketa maritim di Laut China Selatan dengan negara tetangganya.
Sebagaimana dikutip dari pernyataan Gedung Putih, Obama "mendesak China untuk menyelesaikan sengketa maritim dengan negara tetangga dengan cara damai, tanpa menggunakan kekerasan ataupun intimidasi."
Peringatan tersebut disampaikan Obama saat bertemu dengan beberapa pejabat senior China di Washington selama dua hari terakhir.
Ketegangan antara China dan Jepang meningkat dalam beberapa waktu ini. Tokyo menuduh Beijing telah telah mengirim kapal-kapal perang untuk memaksakan klaim terhadap kepulauan di Laut China Selatan yang diduga menyimpan kandungan mineral yang kaya.
Di sisi lain, Filipina dan Vietnam juga menuduh China telah menggunakan cara yang keras untuk merebut beberapa wilayah Laut China Selatan yang masih dalam status sengketa.
Sementara itu Penasihat Negara Yang Jiechi, menjawab pertanyaan wartawan di Washington, mengatakan bahwa China mendukung "kebebasan berlayar di semua perairan" dan "akan terus dengan tegas mengimplementasikan kebijakan tersebut."
Amerika Serikat sendiri sejak 2010 telah berulangkali menyuarakan pendapatnya soal sengketa Laut China Selatan dengan mengatakan bahwa mereka berkepentingan dalam memastikan kebebasan berlayar. Namun negara tersebut menyatakan tidak berpihak dalam klaim individual.
Dalam situasi ketegangan itu, Amerika Serikat juga telah meningkatkan kerja sama militer dengan Jepang, FIlipina, dan Vietnam. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018