Kemlu Rusia Kutuk Serangan Teroris di Bab Sharqi
Sabtu, 29 Juni 2013 9:12 WIB
Moskow, (Antara/SANA-OANA) - Kementerian Luar Negeri Rusia mengutuk keras "serangan kriminal" pada Bab Sharqi dan sekitar Katedral Mariamite di Damaskus.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Alexander Lukashevich, Jumat, mengatakan, "Kami sangat mengutuk serangan kriminal ini yang dilakukan oleh teroris di lingkungan tanpa target militer, yang menunjukkan bahwa serangan itu dilakukan dengan sengaja terhadap penduduk sipil."
"Moskow sangat khawatir atas eskalasi serangan teroris yang dilakukan oleh oposisi bersenjata di Suriah yang semakin menargetkan tempat peribadatan keagamaan", katanya, dan menekankan bahwa tindakan itu harus mendapat "kecaman internasional".
Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan berharap yang terluka cepat sembuh.
Dalam konteks yang sama, Lukashevich menegaskan bahwa peristiwa di Suriah menekankan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan upaya mendorong penyelesaian politik krisis dan memulihkan stabilitas serta keamanan ke Suriah.
"Kami menganggap bahwa prakarsa Rusia-Amerika Serikat yang diluncurkan pada 7 Mei dan konferensi internasional tentang Suriah merupakan kesempatan untuk membantu pihak-pihak di Suriah mencapai kesepakatan yang akan membantu mengakhiri konflik menghancurkan dan menghindari dampak yang berisiko tinggi," kata Lukashevich.
Sebelumnya pada Kamis, seorang pembom bunuh diri meledakkan dirinya di antara sekelompok warga yang menerima bantuan medis dari lembaga Amal al-Ihsan di Bab Sharqi, menyebabkan tewasnya empat warga dan delapan orang lainnya cedera. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
12 hari dirawat, atlet gimnastik Indonesia Naufal wafat saat pelatihan di Rusia
26 September 2025 8:50 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018