Putin-Merkel Lakukan Kunjungan Kontroversial ke Museum
Sabtu, 22 Juni 2013 10:27 WIB
St. Petersburg, (Antara/RIA Novosti-0ANA) - Presiden Rusia Vladimir Putin dan Kanselir Jerman Angela Merkel Jumat mengunjungi pameran, bertentangan dengan laporan media sebelumnya bahwa rencana itu dibatalkan karena kontroversi atas karya seni yang Soviet ambil dari Jerman sekitar Perang Dunia II.
Pameran seni Zaman Perunggu berlangsung di Hermitage Museum St Petersburg dan termasuk karya-karya yang pernah dimiliki oleh museum Jerman.
Laporan-laporan sebelumnya di media Jerman mengutip juru bicara Merkel, Steffen Seibert, mengatakan bahwa Rusia telah membatalkan kunjungan di tengah kekhawatiran bahwa Merkel bermaksud untuk menyinggung masalah penjarahan karya seni dalam pidato pembukaannya.
Namun, Putin kemudian mengatakan bahwa kunjungan ini dipermasalahkan hanya karena penjadwalan.
Layanan laman Rusia Deutsche Welle menyebutkan, Putin dan Merkel, yang keduanya telah menghadiri forum ekonomi internasional di St Petersburg, seharusnya membuka pameran itu, tetapi akhirnya tidak.
Isu seni piala Perang Dunia II, diambil dari negara-negara di mana benda itu telah ditempatkan selama dan setelah perang, telah menjadi salah satu perdebatan selama beberapa dekade.
Para pejabat Rusia, termasuk menteri budaya, baru-baru ini telah menunjukkan bahwa mereka tidak berencana untuk mengembalikan setiap karya besar seni ke Jerman.
Sebelum kunjungan, Putin memperingatkan terhadap peninjauan topik sensitif dan menegaskan persoalan museum, mendesak Rusia dan Jerman untuk membimbing sarjana seni dan spesialis lain di kedua negara yang bekerja "di luar konteks politik". (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dikecam karena membandingkan Merkel dengan Hitler, Dubes Malta langsung mundur
11 May 2020 10:21 WIB, 2020
Angela Merkel jalani swakarantina setelah kontak dengan dokter positif corona
23 March 2020 9:59 WIB, 2020
Kanselir Jerman Angela Merkel tegaskan penyelesaian dua-negara kepada Netanyahu
16 April 2019 8:34 WIB, 2019
Jerman bereaksi terbunuhnya Khashoggi, hentikan ekspor senjata ke Arab Saudi
22 October 2018 9:52 WIB, 2018
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018