Ceko kehabisan tenaga saat disingkirkan Denmark
Minggu, 4 Juli 2021 6:18 WIB
Penyerang tim nasional Republik Ceko Patrik Schick (kiri) berduel dengan gelandang Denmark Thomas Delaney memperebutkan bola udara dalam perempat final Euro 2020 di Stadion Olimpiade Baku, Baku, Azerbaijan, Sabtu (3/7/2021) waktu setempat. (ANTARA/REUTERS/POOL/Valentyn Ogirenko)
Jakarta (ANTARA) - Penyerang tim nasional Republik Ceko Patrik Schick mengatakan ia dan rekan-rekannya sudah kehabisan tenaga saat disingkirkan Denmark dalam perempat final Euro 2020 yang berakhir dengan kekalahan 1-2 di Baku, Sabtu waktu setempat (Minggu WIB).
Setelah tertinggal dua gol akibat Thomas Delaney dan Kasper Dolberg, Schick memecahkan kebuntuan bagi Ceko di awal babak kedua, sayang momentum yang ada tak berlanjut dan Denmark mampu mengawal skor 2-1 hingga bubaran.
"Kami sangat kecewa, semuanya berakhir di sini," kata Schick selepas laga kepada stasiun Ceska Televize dilansir laman resmi UEFA.
"Saya pikir kami sudah melakukan segalanya untuk sukses, tetapi pada akhirnya kehabisan tenaga untuk membalikkan keadaan di menit-menit akhir," ujarnya menambahkan.
Schick mengaku gol cepatnya di babak kedua tidak lepas dari perjudian berani pelatih Jaroslav Silhavy memasukkan Michael Krmencik dan Jakub Jankto selepas turun minum.
Gol itu cukup membantu momentum Ceko, tapi sekali lagi Schick, yang ditarik keluar menit ke-79, harus mengakui bahwa ia dan rekan-rekannya sudah kehabisan tenaga.
"Kami menambah pemain depan di babak kedua, berusaha main lebih cepat dan banyak menekan lawan," katanya.
"Setelah gol cepat di awal babak kedua, peluang sepertinya terbuka tapi kami tidak menemukan cara menyamakan kedudukan. Pada akhirnya kami kehabisan tenaga, sesederhana itu," ujar Schick melengkapi.
Penyerang tim nasional Republik Ceko Patrik Schick saat merayakan golnya ke gawang Belanda dalam laga 16 besar Euro 2020 di Stadion Puskas Arena, Budhapest, Hongaria, Minggu (27/6/2021). (ANTARA/REUTERS/POOL/Darko Bandic)
Bagi Schick pribadi tambahan satu gol ke gawang Denmark membuatnya bercokol di puncak daftar top skor sementara Euro 2020 dengan lima gol berbagi tempat dengan megabintang Portugal Cristiano Ronaldo.
Schick juga jadi pemain Ceko kedua yang mengemas lima gol dalam putaran final Euro setelah Milan Baros yang jadi top skor Euro 2004 dengan jumlah serupa.
Kendati meraih banyak catatan pribadi, Schick tetap menyayangkan kegagalan Ceko melewati Denmark.
"Soal gol saya, iya, ini turnamen yang bagus. Tapi kami merasa bisa meraih lebih hari ini. Denmark bukan tim yang tidak bisa dikalahkan dan kami sangat menyesal akan hasil ini," tutup Schick.
Setelah tertinggal dua gol akibat Thomas Delaney dan Kasper Dolberg, Schick memecahkan kebuntuan bagi Ceko di awal babak kedua, sayang momentum yang ada tak berlanjut dan Denmark mampu mengawal skor 2-1 hingga bubaran.
"Kami sangat kecewa, semuanya berakhir di sini," kata Schick selepas laga kepada stasiun Ceska Televize dilansir laman resmi UEFA.
"Saya pikir kami sudah melakukan segalanya untuk sukses, tetapi pada akhirnya kehabisan tenaga untuk membalikkan keadaan di menit-menit akhir," ujarnya menambahkan.
Schick mengaku gol cepatnya di babak kedua tidak lepas dari perjudian berani pelatih Jaroslav Silhavy memasukkan Michael Krmencik dan Jakub Jankto selepas turun minum.
Gol itu cukup membantu momentum Ceko, tapi sekali lagi Schick, yang ditarik keluar menit ke-79, harus mengakui bahwa ia dan rekan-rekannya sudah kehabisan tenaga.
"Kami menambah pemain depan di babak kedua, berusaha main lebih cepat dan banyak menekan lawan," katanya.
"Setelah gol cepat di awal babak kedua, peluang sepertinya terbuka tapi kami tidak menemukan cara menyamakan kedudukan. Pada akhirnya kami kehabisan tenaga, sesederhana itu," ujar Schick melengkapi.
Penyerang tim nasional Republik Ceko Patrik Schick saat merayakan golnya ke gawang Belanda dalam laga 16 besar Euro 2020 di Stadion Puskas Arena, Budhapest, Hongaria, Minggu (27/6/2021). (ANTARA/REUTERS/POOL/Darko Bandic)
Bagi Schick pribadi tambahan satu gol ke gawang Denmark membuatnya bercokol di puncak daftar top skor sementara Euro 2020 dengan lima gol berbagi tempat dengan megabintang Portugal Cristiano Ronaldo.
Schick juga jadi pemain Ceko kedua yang mengemas lima gol dalam putaran final Euro setelah Milan Baros yang jadi top skor Euro 2004 dengan jumlah serupa.
Kendati meraih banyak catatan pribadi, Schick tetap menyayangkan kegagalan Ceko melewati Denmark.
"Soal gol saya, iya, ini turnamen yang bagus. Tapi kami merasa bisa meraih lebih hari ini. Denmark bukan tim yang tidak bisa dikalahkan dan kami sangat menyesal akan hasil ini," tutup Schick.
Pewarta : Gilang Galiartha
Editor : Miko Elfisha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Penyidik Kejari Pasbar serahkan tersangka beserta barang bukti Tipikor dan TPPU perkara RSUD 2018-2020 ke penuntut umum
04 October 2023 5:00 WIB, 2023
Kejari Tetapkan Mantan Ketua Baznas Pasaman 2016-2020, SYF sebagai Tersangka
11 September 2023 20:16 WIB, 2023
1.167 calon haji lunas tunda 2020 dan 2022 wajib selesaikan biaya haji
30 April 2023 17:57 WIB, 2023
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Persib vs Borneo batal bentrok di pekan ke-21, klasemen papan atas tak bergeser
12 February 2026 7:55 WIB