Komnas Perempuan 2020-2025 pimpin upaya penghapusan kekerasan perempuan

id Andy Yentriyani

Komnas Perempuan 2020-2025 pimpin upaya penghapusan kekerasan perempuan

Ketua Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) Andy Yentriyani. (ANTARA/HO-Komnas Perempuan)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) Andy Yentriyani mengatakan Komnas Perempuan periode 2020-2025 mampu menunjukkan kepemimpinan dalam penghapusan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan.

"Komnas Perempuan periode 2020 2025 telah mampu menunjukkan kepemimpinannya sebagai pemberdaya ekosistem yang kondusif bagi penghapusan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan," kata Andy Yentriyani dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, kinerja Komnas Perempuan mengacu pada empat elemen yakni penguatan kepemimpinan perempuan penyintas dan perempuan pembela hak asasi manusia, peningkatan pengetahuan, kesadaran dan inisiatif publik, serta penguatan konsensus nasional dalam bentuk kebijakan dan pelembagaan, dan penguatan kepemimpinan lembaga nasional HAM.

Melalui Catatan Tahunan Komnas Perempuan, pihaknya telah menjadi rujukan pengetahuan tentang kekerasan terhadap perempuan, terutama dalam lima isu prioritas yang diusung dalam periode 2020 - 2025, yaitu konflik dan bencana; penyiksaan dan perlakuan atau penghukuman lain yang kejam, tidak manusiawi atau merendahkan martabat manusia; kekerasan seksual; perempuan pekerja, dan penguatan kelembagaan.

"Dengan menguatkan akses informasi publik melalui rilis, materi media sosial, dan layanan informasi publik, tampak peningkatan jumlah masyarakat yang tertarik dan menggunakan data Komnas Perempuan," kata Andy Yentriyani.

Tercatat ada 62 dari 170 rekomendasi kebijakan Komnas Perempuan yang telah ditindaklanjuti, utamanya di isu kekerasan seksual, kebijakan diskriminatif, Sistem Peradilan Pidana Terpadu untuk Penanganan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan (SPPT PKKTP), dan isu-isu tematik lainnya.

Komnas Perempuan juga berhasil membangun 655 platform kerja sama dan mengumpulkan donasi sebesar Rp3,3 miliar untuk Pundi Perempuan, yang mendukung 90 lembaga layanan bagi korban kekerasan.

Selain itu pihaknya juga bersinergi dengan 367 lembaga untuk pelaporan catatan tahunan yang menunjukkan pengakuan terhadap kepemimpinan Komnas Perempuan dalam pengelolaan basis data nasional kekerasan terhadap perempuan.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Komnas Perempuan 2020-2025 pimpin upaya hapus kekerasan perempuan